Kamis , April 15 2021
Home / Daerah / Putrinya Resmi Dilantik Menjadi Bupati Mamuju, Ini Kata SDK

Putrinya Resmi Dilantik Menjadi Bupati Mamuju, Ini Kata SDK

 

Mamuju, 8enam.com.-Hj. St Sutinah Suhardi resmi dilantik menjadi Bupati Mamuju priode 2021-2024 oleh gubernur Sulbar.

DR Suhardi Duka yang tidak lain adalah ayah dari Sutinah Suhardi mengunkapkan kebahagiaanya saat dirinya melihat putri pertamanya berhasil mengukir sejarah sebagai perempuan pertama menjadi bupati Mamuju yang di lantik pada jum’at 26 Februari 2021 yang berlangsung di rujab gubernur Sulbar.

“Sebagai orang tua tentu happy-happy, saya merasa berbahagia. Waktu saya di lantik jadi bupati saya juga berbahagia, tapi saya agak lebih berbahagia setelah anak saya di lantik jadi bupati,” ungkap SDK dalam acara ramah tama pelantikan Sutinah Suhardi dengan Ado Mas’ud di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamuju, Jum’at (26/2/2021) kemarin.

Di kesempatan itu juga SDK mengatakan, dirinya siap berdiri di belakang meneropong pemerintahan yang di jalankan oleh Sutinah Suhardi dengan Ado Mas’ud.

“Saya akan berada di belakang, bukan berarti ingin mencampuri apapun yang di lakukan oleh bupati dan wakil bupati pemerintahan daerah akan tetapi saya dari belakang meneropong insya allah dia tidak akan lari ke kiri. Tapi kalau dia lari ke kiri saya akan menjadi juri dan penasehat yang baik, Insya Allah,” kata SDK.

SDK juga menitip Seribu harapan terhadap pemimpin baru tapi menurutnya, pemimpin baru dia juga punya 10 jari tentu tidak bisa akan sekaligus memenuhi seluruh harapan masyarakat itu.

“Apalagi menghadapi dua bencana besar, Covid-19 dan gempa 6,2 kemarin. Jadi starnya dari titik nol. Olehnya itu bersama-sama dengan seluruh perankat daerah saya yakin akan melaksanakan tugasnya dengan se baik-baiknya. Saya di Jakarta akan mengsupport apa yang di butuhkan dari saya, akan saya berikan secara keseluruhan dari kemampuan yang saya miliki di Jakarta,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa pemimpin itu harus menjadi teladan, perhatian dan tidak menbeda-bedakan satu dengan yang lainnya.

“Rakyat itu menilai dari ujung rambut sampai ujung kaki apa yang dilakukan oleh pemimpinnya. Olehnya itulah maka pemimpin harus menjadi teladan, perhatian dan tidak membeda-bedakan orang itu yang paling penting,” tutup SDK. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *