Minggu , Desember 5 2021
Home / Advetorial / Pansus PPAPL Berharap Bantuan Bencana Terkelola Dengan Baik

Pansus PPAPL Berharap Bantuan Bencana Terkelola Dengan Baik

Mamuju, 8enam.com.-Pansus Pengawasan Pengunaan Anggaran dan Penyaluran Logisttik (PPAPL) DPRD Sulbar berharap agar pengelolaan bantuan bencana dari para donatur terkelolah dengan baik.

Hal itu di ungkapkan wakil ketua Pansus Pengawasan Penggunaan Anggaran dan Penyaluran Logistik, Bonggalangi usai rapat pansus bersama OPD terkait di tenda darurat DPRD Sulbar, Kamis (4/3/2021).

“Kita lebih kepada bagaimana supaya pengelolaan terutama bantuan-bantua dari luar itu terkelolah dengan baik. Kemudian kita harapkan agar sulbar ini di percaya semakin bertambah bantuan itu keterbukaan itu yang kita harapkan,” kata wakil ketua pansus DPRD Sulbar Bonggalangi.

Anggota komisi II DPRD Sulbar asal daerah pemilihan (Dapil) kabupaten Mamasa itu mengakui bahwa pihak pansus bukan seperti audit.

“Pansus ini bukan seperti audit tetapi kita membantu untuk bagaimana supaya ini lebih transpransi dan ada kepercayaan, baik daripada masyarakat yang terkenak dampak maupun yang pemerintah atau para donatur-donatur yang membantu kita sehingga semakin kedepan itu semakin baik,” bebernya.

Terkait adanya dana-dana bantuan bencana yang mengalir ke sejumlah rekening pribadi oknum pimpinan OPD, yang di jadikan operasional dan pembayaran honor relawan, Bonggalangi katakan, jangan di pakai operasional sehingga itu di kembalikan, kemudian honor ke relawan itu bagi Pansus bukan tidak setuju, tapi Relawan kan banyak, itu satu, terus yang kedua Relawan itu Iya namanya Relawan. Karena Relawan itu tidak ada honor, Suka dan Rela yang ada mungkin bisa di kasi makan. Kemudian kalau ada honor minimal ada Surat Keputusan (SK) baru bisa di kasi keluarkan uang.

“Karena memang pada saat Pansus pertama itu kita katakan bahwa dana-dana yang memang khusus untuk masyarakat harus ke masyarakat,” pungkasnya. (edo)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *