Minggu , Januari 16 2022
Home / Daerah / Momentum HKN Ke 55, Bupati Mateng Ajak Masyakat Membudayakan Hidup Sehat Dan Meninggalkan Prilaku Yang Kurang Sehat

Momentum HKN Ke 55, Bupati Mateng Ajak Masyakat Membudayakan Hidup Sehat Dan Meninggalkan Prilaku Yang Kurang Sehat

Mateng, 8enam.com.-Pada momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55 tahun 2019, Bupati Mamuju Tengah (Mateng), H. Aras Tammauni mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat dan meninggalkan kebiasaam atau prilaku yang kurang sehat.

Hal itu disampaikan oleh H. Aras pada upacara pembukaan pekan olahraga dan seni dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 55 yang dipusatkan di Desa Lara’ Kecamatan Karossa Kabupaten Mateng, Jum’at (15/11/2019).

Hadir dalam pembukaan pekan olahraga dan seni tersebut, Wakil Ketua DPRD Mateng, Herman, Anggota DPRD Mateng, Anggota DPRD Provinsi Sulbar, Ketua TP PKK Mateng, Hj. Nurpati Aras, Kepala OPD lingkup Pemkab Mateng, Kepala Puskesmas se Kabupaten Mateng, Pabung Mateng Kodim 1418 Mamuju, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan peserta upacara pembukaan pekan olahraga dan seni.

H. Aras sampaikan, tema HKN ke 55 tahun 2019 adalah “Generasi Sehat Indonesia Unggul”. HKN sendiri bertujuan untuk mengajak masyarakat agar memiliki budaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan atau prilaku yang kurang sehat.

Menegaskan arahan presiden RI kata H. Aras, bahwa ada dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas, yaitu Stunting dan Jaminan Kesehatan Nasional. Sementara ada dua isu kesehatan lainnya yang harus diatasi yaitu, tingginya harga obat dan alat kesehatan serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri.

“Hal-hal tersebut akan menjadi fokus perhatian kita bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya,” kata H. Aras.

Terkait pekan olahraga dan seni ini, H. Aras menyebut ini dilaksanakan guna memelihara semangat kebersamaan serta memelihara tingkat kesegaran mental dan kebugaran fisik dari aktifitas sehari-hari.

Dia katakan, tidak ada prestasi dan karya yang besar lahir begitu saja. Segalanya membutuhkan waktu, memerlukan proses, kerja keras dan tabah serta dimulai dari yang kecil atau sederhana.

“Oleh karena itu, insan kesehatan harus dapat memamfaatkan peluang waktu dan pandai merubah tantangan menjadi peluang. Sekecil apapun puang itu, jika kita pandai memamfaatkannya, niscaya akan meningkatkan kualitas kita dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mateng, Setya Bero menyampaikan bahwa, pekan olahraga dan seni dalam rangka memperingati HKN ke 55 tahun 2019 dilaksanakan setiap tahun dan berkesinambungan, untuk memupuk rasa persatuan dan kebersamaan diantara seluruh insan kesehatan yang ada di Mamuju Tengah.

“Dimana kami 11 bulan memberi layanan kepada masyarakat mulai dari daerah terpencil, perdesaan dan perkotaan dari pagi siang dan malam. Pada hari ini adalah kami merefleksi sebuah kebahagian, kami merefres diri agar nanti bulan-bulan berikutnya kami jauh lebih baik memberi pelayanan kepada masyarakat,” ucap Setya Bero.

Jenis kegiatan yang akan dilaksanakan kata Setya Bero, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), jalan santai, tes kebugaran yaitu memproteksi penyakit yang tidak menular yang ada pada usia produktif, bakti sosial, Volly ball putra dan putri, tarik tambang, sepak takraw, Bola dangdut putra dan putri, oper tepung putra dan putri, senam tobelo putra dan putri, panjat pinang dan lomba karaoke.

“Selain untuk membekali diri untuk hidup sehat, memberi contoh kepada masyarakat kemudian meningkatkan pengabdian. Tak kalah penting adalah kami memupuk kebersamaan dan kerukunan satu petugas dengan petugas yang lain dalam kegiatan HKN,” kata Setya Bero kepada awak media usai upcara pembukaan pekan olahraga dan seni.

Setya Bero juga menyampaikan bahwa, tahun 2020 pihaknya sudah menggagas kegiatan jambore pelayanan kesehatan yang dirangkaikan dengan HKN, agar kegiatan-kegiatan yang ada di APBD bisa dilaksanakan bersama-sama pada saat HKN. Apakah evaluasi tentang standar pelayanan minimal, evaluasi cakupan program.

“Tahun depan kami akan rubah namanya, yaitu jambore pelayanan kesehatan nasional dalam rangka memperingati HKN. Jadi tidak hanya sekedar permainan olahraga, tetapi ada beberapa program-program yang memang kita laksanakan pada tahun berjalan kita kemas dalam kegitan jambore pelayanan kesehatan nasional dalam rangka HKN,” terangnya.

Dijelaskanya, hal ini sudah didiskusikan dan rumus dengan jajaran staf Dinkes, kalau seperti ini seolah-olah hanya berkegiatan yang berkaitan dengan individu kemudian kelompok Puskesmas. Tapi tahun depan akan dikemas dalam jambore pelayanan kesehatan nasional dirangkaikak dengan HKN agar isinya lebih bemamfaat dan dirasakan oleh masyarakat.

“Dari kegiatan ini kita berharap tumbuh semangat, tumbuh inovasi, menjadi pemersatu bagi kami semua agar kami bisa memberi layanan yang baik kepada masyarakat, karena tuntutan sekarang adalah kita harus memberi layanan yang bermutu, layanan yang prima kepada masyarakat,” tutupnya. (Ysn Hms/one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *