Kamis , Juli 29 2021
Home / Daerah / Melirik Wisata Pemancingan Widya Buah Dengan Konsep Nuansa Pulau Dewata

Melirik Wisata Pemancingan Widya Buah Dengan Konsep Nuansa Pulau Dewata

Mateng, 8enam.com.-Di Provinsi Sulawesi Barat Khusus di Kabupaten Mamuju Tengah, kini hadir wisata kolam pemancingan dengan konsep pulau dewata.

Dengan adanya wisata kolam pemancingan dengan konsep pulau dewata tersebut, masyarakat khususnya Mamuju Tengah tidak perlu lagi jauh-jauh untuk berwisata, cukup datang ke Kolam pemancingan widya buah yang beralamat di Dusun Salupangkang Tua Desa Kambunong Kecamatan Karossa.

Bagi pengunjung yang sekedar menghabiskan hari libur bersama keluarga bisa juga sekaligus mancing sambil menikmati alunan musik gambelan (musik) bumbu rindik khas bali.

Kadek Suar, pemilik kolam pemancingan widya buah terus berusaha membuat lokasi senyaman mungkin serta meminta para pemancing memberikan masukan guna perbaikan, dengan harapan langganan tidak beralih ke tempat lain.

Dia menuturkan, alasam dirinya memilih konsep pulau dewata untuk kolam pemancingannya untuk menghadirkan suasana lain mengingat di Provinsi Sulbar khususnya Kabupaten Mamuju Tengah ini belum ada, sehingga peluang itu langsung di tangkap.

“Jenis ikan yang ada dikolam ini ada ikan emas, nila, mujaer dan ikan gurame. Sementara aturan masuk ke kolam pemancingan, setiap pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5000 sudah termasuk wifi, kalau mancing bisa bawa umpan sendiri bisa juga beli umpan di lokasi pancingan dengan harga Rp 2500 perbungkus,” kata Kadek Suar saat ditemui di kolam pancingan widya buah, Kamis (4/3/2021).

“Bagi pancing yang dapat hasil tangkapan bisa dibeli dengan harga Rp 35.000 perkilo. Begitu juga dengan pengunjung bisa beli ikan dengan harga yang sama juga. Selain dibeli untuk dibawa pulang, hasil tangkapan juga bisa dibakar dilokasi pemancingan,” sambungnya.

Selain menyediakan umpan, pengelola pemancingan pun menyediakan alat pancing bagi pengunjung yang ingin mancing namun tidak membawa alat pancing.

Dengan kemudahan itu, pemancing tinggal datang membawa uang dan alat pancing untuk menaklukkan ikan gurame ukuran jumbo dan ikan emas seberat 5 kg.

“Terkadang, orang yang awalnya datang hanya melihat, karena tertarik dan tidak membawa alat pancing, dipinjami oleh pengelola kolam dan umpan tinggal membeli di sana,” ucapnya.

Kolam pemancingan widya buah dibuka tiap hari, namun pengunjung ramai pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu. Di kolam pemancingan juga sering digelar lomba mancing seperti waktu pertama kolam pemancingan ini diresmikan oleh Bupati Mamuju Tengah. (amr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *