Mamuju, 8enam.com.-Sistem pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) siap memasuki babak baru yang lebih modern. Guna mempercepat transformasi digital dan transparansi anggaran, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar resmi membentuk Tim Efektif Aksi Perubahan 2026.
Rapat pembentukan tim khusus ini dipimpin langsung oleh Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, di Ruang Rapat Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Sulbar, Selasa (18/8/2026).
Langkah inovatif ini digagas oleh Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Sulbar, Syaharuddin, yang saat ini tengah menjalani Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di BKPSDM Sulbar.
Misi Mewujudkan Tata Kelola Keuangan Modern
Langkah strategis BPKAD Sulbar ini berpatokan penuh pada Misi Ke-5 Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta menghadirkan pelayanan dasar berkualitas tinggi bagi publik.
Kepala BPKAD Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menegaskan bahwa secanggih apa pun sebuah gagasan inovasi, keberhasilannya sangat ditentukan oleh eksekusi tim dan kolaborasi antarbidang.
”Pelaksanaan aksi perubahan harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan. Keberhasilan inovasi tidak hanya ditentukan oleh gagasan yang baik, tetapi oleh kolaborasi dan komitmen seluruh pihak agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat dan organisasi,” tegas Ali Chandra.
Target Utama: Cepat, Transparan, dan Bebas Ribet
Sementara itu, inovator Aksi Perubahan sekaligus Kabid Perbendaharaan dan Akuntansi BPKAD Sulbar, Syaharuddin, membeberkan bahwa pembentukan tim efektif ini merupakan fondasi utama untuk meruntuhkan sekat-sekat birokrasi dalam pelayanan keuangan.
Beberapa fokus utama dari Aksi Perubahan ini meliputi:
Kecepatan Proses: Memangkas alur birokrasi perbendaharaan yang rumit.
Transparansi Sistem: Memastikan pelaporan keuangan daerah dapat dipantau secara akuntabel.
Adaptasi Teknologi: Mengoptimalkan sistem digitalisasi keuangan yang responsif terhadap kebutuhan era modern.
”Melalui tim efektif ini, sinergi antarbidang dipastikan terkunci rapat. Kami optimistis seluruh tahapan aksi perubahan berjalan sesuai target demi mewujudkan layanan keuangan daerah yang inovatif, adaptif, dan transparan,” pungkas Syaharuddin.
Editor : Ammar







