Sabtu , Juni 19 2021
Home / Advetorial / Launching Sekolah GenRe, Ini Kata Sutinah Suhardi

Launching Sekolah GenRe, Ini Kata Sutinah Suhardi

Mamuju, 8enam.com.-Sekolah GenRe (Generasi Berencana) merupakan salah satu kegiatan yang terintegrasi dalam kegiatan salah satu Kelompok Kerja (Pokja) pemulihan pasca bencana Kabupaten Mamuju, yakni Pokja pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Bupati mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi mengaku program yang melibatkan komunitas GenRe ini adalah sesuatu yang sangat baik dan menarik ditengah upaya pemerintah daerah melakukan penanganan pasca bencana, terdapat komunitas yang mampu menghadirkan alternatif kegiatan positif dalam ranah pendidikan non formal, olehnya ia menegaskan, sangat mendukung atas kegiatan tersebut.

“Ini asli keren,” kata Sutinah saat membuka kegiatan yang didukung penuh oleh BKKBN Provinsi Sulbar tersebut, di halaman SD Binanga 2 Kalubibing, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, Selasa (23/3/2021).

Sementara itu, ketua forum GenRe Kabupaten Mamuju, Ihsan Almandari menyebutkan, kegiatan sekolah GenRe awalnya hanya di fokuskan untuk penyintas gempa remaja, yang dalam pembelajarannya mengedukasi dengan beberapa materi, diantaranya ‘mitigasi bencana remaja’, materi yang berisi cara remaja menghadapi bencana, materi ‘tentang kita’ adalah materi yang mengedukasi tentang kesehatan reproduksi hingga pencegahan pernikahan usia anak, adapula materi menyangkut pshico social yang diberi nama GenRe zero to hero.

Masih oleh Iksan, keberlanjutan kegiatan sekolah GenRe tersebut juga termotivasi atas keprihatinan forum GenRe melihat kondisi pasca bencana, baik bencana non alam covid-19, hingga bencana gempa bumi, yang menyebabkan tidak adanya ruang sosialisasi bagi anak, sehingga sebagian memilih jalan pintas untuk melakukan pernikahan usia anak yang menyebabkan angka pernikahan yang tidak dianjurkan ini semakin meningkat

“Itulah kenapa kami berinisiatif jemput bola, agar mereka kembali memiliki ruang mengaktualisasi diri,” pungkasnya.

Wakil koordinator Pokja pemulihan pasca bencana, Hajrul Malik mengaku, sekolah GenRe tersebut adalah bagian dari kegiatan Pokja pemberdayaan perempuan dan anak sebagai salah satu dari delapan Pokja yang telah dibentuk dalam upaya percepatan pemulihan pasca bencana di Kabupaten Mamuju.

Ia mengatakan, selain sekolah GenRe, masih terdapat sejumlah agenda kegiatan yang telah dikoordinasi bersama Pokja, seperti kegiatan Taki mi’guru yang juga telah dilaunching, ada pula Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat yang akan dilaksanakan awal april serta pembangunan rumah sakit darurat oleh pokja kesehatan,

Ia menekankan, seluruh kegiatan tersebut terkoordinir dalam Pokja penanganan pasca bencana pemulihan masa transisi dan rekonstruksi, sehingga sinergitas kegiatan semua pokja dapat tetap terkontrol dengan baik. (Diskominfosandi)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *