Kamis , Juli 29 2021
Home / Daerah / Karena Ini, Harga TBS Bulan Juni Menurun Sebesar 3 Sen

Karena Ini, Harga TBS Bulan Juni Menurun Sebesar 3 Sen

Foto : ist/net

Mamuju, 8enam.com.-Di bulan Juni 2018, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit memgalami penurunan harga sebesar Rp1.228,34, yang seblumnya pada bulan Mei 2018 sebesar Rp 1.265.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Sulbar, Abd Waris Bestari mengatakan, penurunan harga TBS bulan Juni dipengaruhi embargo di eropa.

“Tadi perusahaan sudah menjelaskan bahwa penurunan pembelian CPO dipengaruhi penjualan ke luar negeri, dimana saat ini juga India belum berminat membeli CPO di indonesia,” kata Abd Waris, Rabu (6/6/2018) kemari.

Dai menambahkan harga TBS pada bulan Mei lalu sebesar Rp1.265. Dengan demikian, bulan ini harga TBS mengalami penurunan sekitar kurang lebih 30 sen.

“CPO kita melimpah namun negara eropa belum berminat membeli, makanya kita harapkan kedepan perusahaan tetap menjaga kualitas CPO itu sendiri. Sehingga adanya negara-negara eropa lainnya membeli CPO kita,” tambahnya.

Foto : Ist/net

Waris juga menyampaikan segala keluhan petani dengan masih adanya perusahaan yang tidak menyerahkan invoice itu diserahkan pada penetapan berikutnya.

“Kita juga harapkan perusahaan yang belum memperlihatkan invoicenya itu dilakukan pada penetapan bulan depan. Jadi menjadi kendala setiap penetapan TBS masih ada perusahaan belum menyerahkan invocenya,” ungkap Waris.

Menurut Ketua Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sulawesi, Muchtar Tonang mengungkapkan, turunnya harga TBS terjadi di berbagai daerah yang dimana kurangnya daya beli di negara eropa untuk CPO Indonesia.

“Turunnya harga TBS bukan hanya di Sulbar saja, tapi ini juga dialami daerah lain bahkan negara luar juga begitu seperti malaysia, karena serapan dunia kepada sawit mengalami kehambatan,” terangnya.

Muchtar sampaikan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan mencari solusi agar adanya pasar baru dari negara luar untuk berminat membeli CPO dari indonesia.

“Makanya kita terus berupaya untuk mencari pasar baru seperti India. Dengan adanya itu akan dirasakan juga di Sulbar, sehingga akan adanya peningkatan kenaikan harga TBS,” tandasnya. (Hab/edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *