Minggu , Desember 4 2022
Home / Daerah / Jumlah Kursi DPRD Tiga Kabupaten di Sulbar Berpotensi Berkurang

Jumlah Kursi DPRD Tiga Kabupaten di Sulbar Berpotensi Berkurang

Mamuju, 8enam.com.-Kursi DPRD tiga kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar) pada Pemilu tahun 2024 berpotensi berkurang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, Rustang, saat menggelar sosialisasi PKPU nomor 6 tahun 2022 tentang penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi anggota DPRD kabupaten atau kota dalam Pemilu 2024, Senin (7/11/2022).

Rustang mengungkapkan, sosialisasi PKPU nomor 6 tahun 2022 sangat penting dilakukan dalam rangka memberikan masukan kepada KPU dalam menetapkan Dapil di kecamatan.

“Jangan kaget kalau ada salah satu kabupaten di Sulbar yang menurun jumlah kursi DPRD-nya. Penurunan dipengaruhi oleh jumlah penduduk,” kata Rustang.

Hal serupa juga disampaikan Komisioner KPU Sulbar, Said Usman. Dia mengungkapkan, berkurangnya jumlah kursi DPRD di tiga kabupaten dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah penduduk.

“Tiga kabupaten yang berpotensi berkurang kursi DPRD yakni Polman, Mamasa dan Pasangkayu,” kata Said.

Pengurangan kursi DPRD, kata Said, bisa terjadi ketika jumlah penduduknya tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan KPU RI.

“KPU RI telah menyusun pengalokasian jumlah kursi di masing-masing DPRD kabupaten, sejak Sabtu 5 November, kemarin,” katanya.

Sehingga, kata dia, pihaknya tinggal menunggu keputusan KPU RI terkait jumlah kursi di tiga kabupaten tersebut.

“Contohnya Polman, jumlah penduduknya (2019) sekira 500 ribu, sekarang hanya 448 ribu. Tapi kita tunggu saja keputusan KPU,” kata Said.

Lanjut Said menjelaskan, perubahan jumlah penduduk terjadi karena adanya perpindahan dan penduduk yang meninggal dunia.

Tidak menutup kemungkinan juga ada DPRD kabupaten yang justru kursinya bertambah karena terjadi pertambahan penduduk.

“Keputusan KPU RI tentang pengalokasian kursi DPRD akan menjadi dasar KPU kabupaten dalam menetapkan Dapil (Daerah Pemilihan). Waktu penetapannya dari 6 hingga 23 November,” ujarnya. (Eka/red)

Check Also

Pengelolaan SLB di Sulbar Perlu Diperkuat

Majene, 8enam.com.-Gebyar Hari Anak Disabilitas Internasional yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar di Baruga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *