Minggu , Juni 20 2021
Home / Uncategorized / Ditengah Keberagaan Suku Dan Agama, Askary Sebut Kerukunan Antar Umat Di Kabupaten Mateng Tetap Terjaga

Ditengah Keberagaan Suku Dan Agama, Askary Sebut Kerukunan Antar Umat Di Kabupaten Mateng Tetap Terjaga

Mateng, 8enam.com.-Mamuju Tengah (Mateng) adalah kabupaten termuda di Provinsi Sulawesi Barat dengan 5 kecamatan dan 54 desa. Mamuju Tengah juga memiliki beragam suku, agama, etnis dan budaya serta satu desa yang penduduknya eks timor-timor. Sehingga Mamuju Tengah sering disebut sebagai indonesia mini.

Meski beragam suku, etnis, agama dan budaya, masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah hidup rukun dan saling menghargai satu dengan yang lainnya.

“Ditengah-tengah multi etnis, ditengah keberagaman ini, Alhamdulillah kita masih tetap dalam bingkai silaturahim, solidritasnya masih tetap terjaga, kerukunan umatnya masih terpelihara. Ini berkat peran dari Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Semua elemen Masyarakat dan Stakeholder yang ada di Pemerintah Kabupaten Mamuju tengah,” kata Sekkab Mateng, H. Askary saat menghadiri sosialisasi layanan administrasi Hukum umum lainnya yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulbar di aula Wisma Widya Buah Topoyo, Selasa (30/7/2019).

Askary juga menjelaskan, Lalla’ Tassisra’ adalah salah satu brand Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, inti atau makna yang terkandung didalamnya adalah “Kita berbagai macam Suku, Berbeda Agama, Berbeda Ras, dan Sebagainya tepi kita tetap Satu dalam Kesatuan”.

“Inilah yang senantiasa kita pelihara di Mamuju Tengah, mudah-mudahan Kondusifitas, Sinergitas dan Keberlanjutan Toleransi kita terus kita bina sampai dengan tahun-tahun berikutnya sampai seterusnya,” ucapnya.

Lanjutnya, Ormas itu dijamin oleh Undang-undang, Ormas adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh kelompok masyarakat secara mandiri yang didalamnya terikat beberapa kepentingan, kesamaan kehendak, kebutuhan bahkan tujuan yang sama, dari berbagai slop.

“Semenjak berdirinya daerah ini, kami senantiasa bekerjasama dan mengunakan Ormas sebagai sebuah potensi untuk bersinergi dalam rangka melaksankan pembangunan di daerah kita, mulai dari proses perencanaan pelaksanaan kegiatan kita sampai kepada fungsi-fungsi pelaksanaan pengawasan, itu senantiasa kita melibatkan ormas-ormas di daerah ini termasuk teman-teman mahasiswa,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sosialisasi tersebut mrmgangkat tema “Memperkuat Sinergitas Antara Pemerintah, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan seluruh Elemen Masyarakat Guna Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia di Bumi Lalla’ Tassisara” dihadiri oleh, Sekkab Mateng H. Askary, Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Harun Sulianto, Kabinda Sulbar, Susetyo Karyadi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Sri Yuliani, Kabag Hukum Setda Mateng, Sabri, tokoh agama, pemuda, OKP serta Tamu Undangan Lainnya. (Ysn Hms/wan)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *