Minggu , Januari 16 2022
Home / Daerah / Bijak Bermedia Sosial, Tingkatkan Toleransi Untuk Perkuat Demokrasi

Bijak Bermedia Sosial, Tingkatkan Toleransi Untuk Perkuat Demokrasi

Minahasa Selatan, 8enam.com.-Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, dengan tema “Candu Media Sosial, Hati-hati Stress Gara-gara Media Sosial” yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 30 November 2021 di Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Program kali ini menghadirkan 880 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Editor Kompas.com, Farid Assifa; Mahasiswi/Kreator Konten, Tesa Lonika R. Meluwu; Jurnalis, Debby H. Mano; dan Co-Founder blod.id, Cahya Ngiu. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Heri Susanto dan Tristania Dyah selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

Pemaparan materi, Farid Assifa sebagai narasumber pertama tampil membawakan presentasi terkait kecakapan digital bertema “Hati-hati Identitas dan Jejak Digital Anda”. Menurut dia, karakter kemajuan digital yang membuat proses transfer informasi lebih cepat dan bisa berulang-ulang, kebal dari gangguan (noise), serta mudah disimpan dalam jangka waktu lama, juga menimbulkan kerentanan yang menjadikan informasi tersebut mudah dilacak bahkan diretas.

“Kewaspadaan saat berinternet dan melindungi identitas pribadi serta data-data penting sangat diperlukan untuk menjaga jejak digital kita,” ungkapnya.

Berikutnya, Tesa Lonika R. Meluwu menyampaikan materi etika digital berjudul “Bebas namun Terbatas: Berekspresi di Media Sosial”. Ia mengatakan, penggunaan internet tak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, namun juga arena berkreasi dan berekspresi melalui berbagai konten.

“Kebebasan berpendapat yang kita terapkan di media sosial harus punya etika, kontrol diri, menghargai, dan tak boleh melanggar kebebasan orang lain,” ujarnya.

Pemateri ketiga, Debby H. Mano, membawakan tema budaya digital tentang “Media Sosial untuk Demokrasi dan Toleransi”. Menurut dia, toleransi yang menjadi modal sosial utama dalam membangun demokrasi, bisa dikuatkan lewat media sosial.

“Lewat mengunggah konten positif, menghindari kiriman menyinggung SARA dan radikalisme, memperkaya literasi tentang berbagai bidang, memahami konten secara menyeluruh, serta bijak dalam membagi dan merespon informasi di media sosial. Kita bisa turut merawat demokrasi dan toleransi,” paparnya.

Adapun Cahya Ngiu, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Yuk Pahami Fitur Keamanan di Berbagai Aplikasi Media Sosial”. Ia mengatakan, setiap interaksi baik luring maupun daring tidak menjamin keamanan dari masalah, tergantung pada penyikapan dan kontrol diri kita saat berinteraksi.

“Dengan mengendalikan diri saat berinternet, memperkuat pengaturan keamanan akun digital dan memaksimalkan pemanfaatan fitur pengaman media sosial, kita bisa meminimalisir resiko ancaman dan kejahatan siber,” jelasnya.

Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memperoleh uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan menarik peserta adalah tentang bagaimana jika akun digital kita diretas dan disalahgunakan pihak lain.

Narasumber menjelaskan bahwa jika akun digital kita diretas, segera beri pengumuman atau peringatan ke koneksi kita agar mereka waspada, selanjutnya laporkan ke penyedia layanan akun digital dan pihak berwajib untuk mengantisipasi tindak kejahatan siber.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *