Sabtu , Februari 27 2021
Home / Daerah / Berbagi Logistik Dan Pengobatan Gratis, Relawan Blu Helmet Sasar Posko Pengungsian Hingga Pelosok Desa

Berbagi Logistik Dan Pengobatan Gratis, Relawan Blu Helmet Sasar Posko Pengungsian Hingga Pelosok Desa

Mamuju, 8enam.com.-Berbagi logistik dan pengobatan gratis untuk korban bencana, Relawan Kemanusiaan Blue Helmet partai Gelora sasar posko-posko pengunsian hingga kepelosok desa.

Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Sulawesi Barat mengatakan, pemeriksaan kesehatan dari Blue Helmet dalam tanggap darurat ini untuk mengatasi persoalan kesehatan.

“Karena itu setiap kali kita masuk dalam suatu wilayah yang terdampak gempa seperti ini di dusun limbong bassi hari ini kita langsung dua kegiatan utama. Pertama pembagian logistik bantuan dari para dermawan kita kasi 100 paket berupa sembako dan kemudian Mobile Klinik, pengobatan gratis kepada korban terdampak bencana gempa,” kata ketua DPW Gelara Sulbar Hajrul Malik kepada media ini, Kamis (28/1/2021).

Selain itu ia juga membuka Klinik Lapangan yang dibangun dalam waktu 2 hari pasca gempa pada jumat lalu. Klinik Lapangan tersebut berpusat di desa Pati’di Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju, Sulbar.

“Klinik lapangan ini fokus pada palayanan kesehatan bagi para pengungsi dan korban bencana gempa di Sulbar dan buka 24 jam. Alhamdulillah kurang lebih 100 relawan yang keluar masuk tapi selalu ada yang tinggal sampai 20 relawan Blue Helmet,” ujarnya.

Dia pun berharap penanganan tanggap darurat sampai dua pekan kedepan oleh BNPB, di harapkan kerjasama tokoh masyarakat kepala lingkungan, dusun dan desa di setiap wilayah terdampak bencana dapat kooperatif.

“Kita berharap bahwa ini kan penanganan tanggap darurat ini sampai dua pekan lagi di tambah sama BNPB. Harapannya kerjasama semua tokoh masyarakat Lingkungan, Dusun Desa yang ada di Salletto ini terutama untuk kooperatif gimana caranya supaya mereka memperhatikan warganya sambil edukasi,” katanya.

Dia juga mengunkapkan, relawan kemanusiaan Blue Helmet milik Partai Gelora di pastikan selalu Stay di Mamuju selama tanggap darurat sampai dengan pemulihan secara pisikologi.

“Kemungkinan mereka sampai dua bulan, tanggap darurat sampai dengan pemulihan psikologi. Kita juga Blue Helmet melakukan trauma heiling dan nanti ini akan kami kunjungi lagi Botteng utara dan botteng utara itu sudah empat kali kita masuk,” ungkapnya.

Untuk kunjungan berikutnya kata Hajrul Malik, pihaknya akan melakukan beberapa rangkaian kegiatan di antaranya pembangunan MCK bagi masyarakat yang rusak rumahnya.

“Untuk kunjungan nanti ini di botteng utara mau buat asesmen ada donatur dari Dokter, teman-teman dokter itu mau bangun MCK, untuk masyarakat yang rusak rumahnya, karena memang pasilitas MCK, sanitasi Air bersih dan lingkungan itu segera yang harus kita lakukan lagi setelah masa tanggap darurat ini,” cetus ketua DPW Gelara Sulbar Ustadz Hajrul Malik. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *