Example 300250
DaerahMamuju

Usut Penyelewengan BBM Subsidi di Polman Dan Pasangkayu, Dinas ESDM Sulbar Dorong Tim Terpadu Dan Wacanakan Depo di Belang-Belang

×

Usut Penyelewengan BBM Subsidi di Polman Dan Pasangkayu, Dinas ESDM Sulbar Dorong Tim Terpadu Dan Wacanakan Depo di Belang-Belang

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Menanggapi temuan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh aparat kepolisian di Kabupaten Polewali Mandar dan Pasangkayu, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Barat bergerak cepat memperketat penataan pengawasan distribusi di lapangan. Pemprov Sulbar menegaskan komitmennya untuk mengawal agar BBM bersubsidi tepat sasaran dan bebas dari praktik spekulasi.

​Langkah strategis tersebut disampaikan Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Sulbar, Husain Mansyur, usai mendampingi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dan Kadis ESDM Bujaeramy Hassan dalam audiensi bersama jajaran PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Selasa (27/10/2026).

​Stok Aman & Pengawasan Berbasis CCTV Digital

​Husain Mansyur memastikan bahwa kelangkaan BBM yang sempat memicu antrean di sejumlah SPBU bukan disebabkan oleh minimnya pasokan. Penyaluran BBM harian dari Depo Pertamina Parepare dan Donggala ke seluruh SPBU se-Sulbar dipastikan dalam kondisi aman dan lancar.

​”Bahkan kuota tahunan BBM jenis Solar dan Pertalite untuk Sulbar telah ditambah sebesar 25 persen oleh Pertamina guna mengantisipasi kenaikan konsumsi warga. Jadi pasokan sebenarnya sangat aman,” jelas Husain.

​Menanggapi tantangan pengawasan di lapangan, Dinas ESDM Sulbar terus mendorong pembentukan Tim Terpadu Pengawasan BBM yang melibatkan lintas instansi teknis dan Aparat Penegak Hukum (APH). Kendati alokasi anggaran khusus pengawasan terpadu masih terbatas, Pemprov menempuh langkah digitalisasi pengawasan bersama Pertamina.

​”Pertamina kini memperketat sistem pemantauan melalui rekaman CCTV di setiap SPBU untuk mendeteksi secara real-time jika ada indikasi pola pengisian tidak wajar, kelaziman pengisian berulang, atau pengangkutan tanpa izin (anomali),” tegasnya.

​Usulkan Depo BBM Berlokasi di Kawasan Industri Belang-Belang

​Selain penanganan jangka pendek, Dinas ESDM Sulbar menjabarkan arahan strategis Gubernur Suhardi Duka terkait rencana pemenuhan ketahanan energi jangka panjang daerah. SDK mengusulkan agar pembangunan Depo/Terminal BBM Pertamina difokuskan di Kawasan Industri Belang-Belang, Kabupaten Mamuju.

​”Bapak Gubernur meminta langsung pembangunan Depo BBM di Belang-Belang. Lokasinya sangat strategis karena terintegrasi langsung dengan Pelabuhan Belang-Belang dan jaringan logistik kawasan industri. Pihak Pertamina menyambut baik usulan ini dan akan segera menjadwalkan survei kelaikan teknis serta kajian keekonomian lokasi,” terang Husain.

​Penguatan Ketahanan Energi ‘Panca Daya’

​Langkah tegas penataan pengawasan distribusi BBM subsidi serta percepatan kaji kelaikan Depo BBM di Belang-Belang ini sejalan dengan komitmen Misi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka dalam memperkuat kepastian pasokan energi daerah, memacu daya saing kawasan industri, serta menjamin keadilan ekonomi bagi masyarakat Sulawesi Barat.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *