Mamuju, 8enam.com.-Akselerasi transformasi digital di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali menorehkan kemajuan signifikan. Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, secara tegas mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersikap lebih aktif, responsif, dan adaptif dalam memperbarui data sektoral guna menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berbasis data (data-driven).
Langkah strategis ini disampaikan Sekprov usai menerima pemaparan progres integrasi kanal situs web resmi dan media sosial Pemprov Sulbar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Sulbar di Ruang Kerja Sekda, Selasa (27/10/2026).
Perkuat Misi Kelima ‘Panca Daya’ & Pemantauan Isu Publik
Penguatan tata kelola digital terpadu ini merupakan penjabaran langsung dari Misi Kelima Panca Daya Gubernur Suhardi Duka (SDK), yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan dasar masyarakat.
Situs web resmi Pemprov Sulbar kini bertransformasi menjadi one-stop portal yang dilengkapi fitur-fitur mutakhir, meliputi:
- Indikator Data Makro & Capaian Panca Daya: Menyajikan grafik dan capaian pembangunan daerah yang transparan dan dapat diakses langsung oleh publik.
- Evaluasi Pemerintah Digital: Kanal pendukung penilaian Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari pemerintah pusat.
- Dasbor Monitoring Isu Publik: Instrumen pemetaan dinamika media sosial dan respon aspirasi warga secara real-time.
”Melalui dasbor terpadu ini, pimpinan dapat memantau pergerakan kinerja daerah secara akurat, sekaligus memberi ruang transparansi bagi publik untuk mengawal pembangunan Sulbar,” ungkap Kepala DiskominfoSS Sulbar, Ridwan.
Sekda Junda: Tidak Pusing Lagi Cari Data!
Sekda Junda Maulana memberikan apresiasi tinggi atas terobosan sistematis yang dihadirkan DiskominfoSS. Menurutnya, keberadaan integrasi kanal digital satu pintu ini akan memangkas sekat birokrasi dan mempercepat proses pengambilan keputusan strategis daerah.
”Sistem ini sangat memudahkan kita. Ke depan kita tidak pusing lagi mencari data, tinggal masuk ke situs resmi Pemprov Sulbar semua sudah tersaji lengkap,” ujar Junda Maulana.
Meski demikian, Sekprov mengingatkan bahwa keandalan sistem digital wajib diimbangi dengan peningkatan kapasitas SDM dan komitmen pembaruan data dari seluruh instansi teknis.
”Infrastruktur digitalnya sudah siap, kini kuncinya ada pada kepedulian dan responsivitas OPD. Setiap OPD wajib rutin menginput data sektoral dan bukti dukung yang valid agar publikasi kinerja Pemprov Sulbar senantiasa akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Sekda.
Editor : Ammar







