Mamuju, 8enam.com.-Akselerasi pemerataan energi elektrik di pelosok Sulawesi Barat terus dipacu. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menginstruksikan para bupati se-Sulbar untuk segera mendata dan mengusulkan desa maupun dusun terpencil yang masih mengalami blank spot listrik agar segera dialiri penerangan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tahun ini.
Instruksi tegas tersebut disampaikan Gubernur SDK saat membuka Rapat Sinkronisasi Usulan Lokasi Program Listrik Desa serta Fasilitasi Penyiapan Lahan dan Perizinan di Aula Graha Sandeq, Perkantoran Gubernur Sulbar, Senin (19/10/2026).
SDK menegaskan bahwa akses listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tak boleh tertunda. Salah satu kendala klasik lambatnya ekspansi jaringan kelistrikan ke desa-desa terisolasi adalah status lokasi yang masuk dalam kawasan hutan.
Guna memangkas birokrasi, Gubernur menyatakan siap memberikan diskresi perizinan secara langsung tanpa harus menunggu prosedur pelepasan kawasan hutan yang memakan waktu lama dari pusat.
”Listrik ini persoalan mendasar masyarakat. Kalau kita harus menunggu pelepasan kawasan hutan, listriknya tidak akan pernah masuk. Cukup dengan izin gubernur karena gubernur punya kewenangan untuk itu. Kalau ada hambatan kawasan hutan, hari ini kita hilangkan dan sepakati bersama demi menerangi warga serta menyokong program Asta Cita Presiden,” tegas SDK.
Menurut Gubernur Suhardi Duka, penyediaan aliran listrik ke daerah terisolasi menjadi tanggung jawab bersama antara Pemprov Sulbar, Pemkab, dan PLN. Pasalnya, ketersediaan listrik berdampak signifikan pada peningkatan multiplier effect ekonomi, penurunan angka blank spot komunikasi, hingga peningkatan mutu pendidikan anak desa.
”Ketika ada listrik, anak-anak kita bisa belajar malam hari dan mengakses informasi internet. Mereka bisa tahu perkembangan harga pasar komoditas agar tidak dibeli murah oleh tengkulak. Produktivitas ekonomi warga desa pun meningkat,” terang Suhardi Duka.
Sebagai solusi cepat bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan kabel PLN, Pemprov Sulbar menyiapkan skema pemasangan Tenaga Surya (solar cell).
”Hari ini kita tuntaskan sinkronisasi. Saya minta para bupati segera usulkan kampung atau desa blank spot listrik di wilayahnya, tahun ini langsung kita pasangkan tenaga surya!” pungkas SDK.
Editor : Ammar







