Example 300250
DaerahMamuju TengahPendidikan

Hadiri Pendampingan BPMP Sulbar, Disdikbud Mateng Tegaskan: Kelulusan Siswa Bukan Cuma Soal Lembar Ijazah!

×

Hadiri Pendampingan BPMP Sulbar, Disdikbud Mateng Tegaskan: Kelulusan Siswa Bukan Cuma Soal Lembar Ijazah!

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Langkah nyata dalam membenahi kualitas dunia pendidikan terus ditunjukkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Pada Rabu (5/8/2026), Disdikbud Mateng memenuhi undangan Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat dalam agenda Pendampingan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

​Hadir langsung di lokasi, Kepala Disdikbud Mateng, Marhuding, menyambut hangat inisiatif BPMP Sulbar ini sebagai pemicu lahirnya budaya mutu di seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Mamuju Tengah.

​Namun, di tengah pembahasan mutu sekolah tersebut, Marhuding melemparkan penegasan menohok terkait standar kelulusan para siswa di era sekarang.

​Lantas, poin krusial apa saja yang menjadi sorotan utama Disdikbud Mateng?

​Kejar 8 Standar Nasional Pendidikan

​Marhuding membeberkan bahwa untuk menghadirkan sekolah yang benar-benar unggul, setiap satuan pendidikan tidak boleh lagi bekerja ala kadarnya. Sekolah diwajibkan untuk menjalankan 8 Standar Nasional Pendidikan secara disiplin dan terukur.

​Kedelapan standar tersebut dinilai sebagai “kunci utama” agar rapor mutu sekolah tidak sekadar bagus di atas kertas, tetapi juga berdampak nyata pada proses belajar-mengajar.

​”Ada 8 standar nasional pendidikan yang harus betul-betul menjadi indikator kata kunci supaya mutu pendidikan itu bisa berkualitas,” tegas Marhuding.

​”Bukan Cuma Selembar Ijazah, Tapi Karakter!”

​Satu hal yang menjadi perhatian paling mendalam bagi Marhuding adalah terkait Standar Kompetensi Lulusan. Ia menekankan kepada seluruh kepala sekolah dan guru bahwa tolok ukur keberhasilan meluluskan siswa bukan sekadar membagikan ijazah saat perpisahan sekolah.

​Lebih dari itu, lulusan sekolah di Mamuju Tengah harus dibekali dengan kualitas akademik yang mumpuni serta karakter yang kuat.

​”Siswa bukan hanya sekadar menerima ijazah, tetapi bagaimana kita mengharapkan kelulusan siswa itu punya kualitas dan punya karakter yang unggul,” ungkapnya mendalam.

​SPMI Jadi ‘Radar’ Pemantau Kualitas Sekolah

​Melalui penerapan SPMI ini, Disdikbud Mateng berharap tiap sekolah memiliki wadah evaluasi mandiri yang obyektif untuk memantau capaian peningkatan mutu dari waktu ke waktu.

​Dengan sistem pemantauan yang ketat dan terintegrasi, mutu pendidikan di Kabupaten Mamuju Tengah optimistis dapat melompat lebih tinggi dan mencetak generasi muda yang berdaya saing.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *