Example 300250
DaerahMamuju Tengah

Gempur Stunting di Mamuju Tengah, Dinas Pangan Sulbar Dirikan “Rumah Rahasia” Ini di Tabolang!

×

Gempur Stunting di Mamuju Tengah, Dinas Pangan Sulbar Dirikan “Rumah Rahasia” Ini di Tabolang!

Sebarkan artikel ini

Mateng, 8enam.com.-Senjata baru untuk memerangi kasus stunting dan gizi buruk resmi diledakkan di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, bergerak cepat mendirikan sebuah “rumah rahasia” yang disebut Rumah Pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman).

​Peluncuran program berskala besar ini dipusatkan di Gedung Koperasi Desa Merah Putih, Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, pada Selasa (23/6/2026). Langkah taktis ini sengaja digulirkan untuk mengubah total pola konsumsi masyarakat dari ketergantungan pangan luar menjadi mandiri secara radikal.

Misi B2SA: Membabat Habis Angka Stunting Lewat Pekarangan

​Rumah Pangan B2SA didirikan bukan sekadar tempat kumpul seremonial. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat komando edukasi bagi emak-emak dan masyarakat setempat untuk memanfaatkan lahan tidur di sekitar rumah.

Strategi utama yang digenjot melalui peluncuran ini meliputi:

​Edukasi Pola Makan Sehat: Memutus mata rantai konsumsi makanan tidak sehat yang memicu stunting pada anak.

​Optimalisasi Lahan Pekarangan: Memaksa warga menyulap halaman rumah menjadi area produktif penghasil sayur, buah, dan sumber protein lokal.

​Kemandirian Pangan Keluarga: Membantu menekan pengeluaran belanja rumah tangga sekaligus mengunci ketersediaan gizi instan secara berkelanjutan.

​Gebrakan dari sektor pangan ini merupakan implementasi nyata dari program Panca Daya yang digelorakan oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, demi mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.

​”Kegiatan Rumah Pangan B2SA ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi yang ada di sekitar lingkungan rumah sebagai sumber pangan keluarga,” tegas Kepala Dinas Pangan Daerah Sulbar, Suyuti Marzuki.

Target Utama: Contoh Nyata Kampung Mandiri Pangan

​Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Nugroho Hamid, menambahkan bahwa Rumah Pangan B2SA di Desa Tabolang ini dipersiapkan sebagai pilot project atau percontohan utama.

​Jika kawasan ini berhasil mengelola pekarangannya secara produktif, model serupa akan langsung digandakan ke seluruh wilayah di Sulawesi Barat guna mempercepat hilangnya kasus anak kerdil (stunting).

​Dengan berdirinya Rumah Pangan B2SA ini, Dinas Pangan Sulbar mengirimkan sinyal kuat bahwa pertempuran melawan stunting kini dimulai dari lini paling mendasar: dapur dan pekarangan rumah tangga masyarakat bumi Malaqbi. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *