Example 300250
DaerahMamuju

Kantor BPBD Sulbar Mendadak Disatroni Asisten Setda, Kinerja ASN dan Pegawai Paruh Waktu Dievaluasi Total!

×

Kantor BPBD Sulbar Mendadak Disatroni Asisten Setda, Kinerja ASN dan Pegawai Paruh Waktu Dievaluasi Total!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Markas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mendadak dikunjungi oleh otoritas tinggi Sekretariat Daerah. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, Amir Dado, terpantau mendatangi langsung kantor kedaruratan tersebut pada Rabu (24/6/2026).

​Kedatangan pejabat tinggi Setda ini disambut oleh Sekretaris BPBD Sulbar Arnidah, bersama tiga pimpinan bidang krusial: Ulfian (Pencegahan), Rahmat Rahim (Kedaruratan & Logistik), dan Nurdin (Rehabilitasi & Rekonstruksi). Mereka langsung “dikurung” di ruang kerja Kepala Pelaksana BPBD untuk membedah agenda yang sangat sensitif: evaluasi radikal terhadap rapor kinerja ASN serta pegawai paruh waktu.

​Menyisir Kedisiplinan: Pasukan Kebencanaan Dilarang Lengah!

​Pertemuan bertensi tinggi ini sengaja digelar untuk menyisir tingkat produktivitas dan kedisiplinan para personel. Mengingat BPBD adalah garda terdepan penyelamatan nyawa saat bencana melanda bumi Malaqbi, kelonggaran administrasi dan kemalasan pegawai dipastikan akan berakibat fatal di lapangan.

​Poin-poin utama yang dikuliti dalam evaluasi tersebut meliputi:

  • Ketegasan Disiplin Personel: Menindak tegas pegawai yang tidak memenuhi standar absensi dan jam kerja.
  • Produktivitas Paruh Waktu: Menakar kontribusi riil pegawai paruh waktu agar penyerapan anggaran sejalan dengan kinerja di lapangan.
  • Efektivitas Operasional Bencana: Memastikan rantai komando penanggulangan bencana berjalan tanpa hambatan birokrasi yang lambat.

​Langkah sidak dan pengetatan performa ini merupakan bagian dari manuver ekstrem di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk menciptakan birokrasi yang ramping, profesional, akuntabel, dan berorientasi penuh pada pelayanan dasar publik.

​Kalaksa BPBD: “Ini Fondasi Tata Kelola Organisasi”

​Dari lokasi berbeda, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, blak-blakan membeberkan bahwa evaluasi ini sangat penting untuk memetakan tantangan riil yang dihadapi pasukannya di lapangan.

​“Masukan dan arahan yang disampaikan diharapkan menjadi dasar penguatan tata kelola organisasi dan sumber daya manusia di lingkungan BPBD Sulbar,” tegas Muhammad Yasir Fattah.

​Dengan selesainya evaluasi ketat dari Asisten Pemkesra Setda Sulbar ini, internal BPBD Sulbar kini resmi dalam status siaga administrasi. Seluruh aparatur dan tenaga paruh waktu dipaksa mendongkrak performa kerja mereka guna memastikan sistem proteksi bencana bagi masyarakat Sulbar berjalan tanpa celah. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *