Example 300250
DaerahMamuju

GERAKAN BIROKRASI SEHAT! Dinas Pangan Sulbar Diserbu Tim Medis, Kesehatan Pegawai Diperiksa Total Biar Nggak Loyo!

×

GERAKAN BIROKRASI SEHAT! Dinas Pangan Sulbar Diserbu Tim Medis, Kesehatan Pegawai Diperiksa Total Biar Nggak Loyo!

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dipaksa siaga penuh, tidak hanya dalam urusan kerja, tetapi juga dalam menjaga kebugaran fisik. Mengeksekusi langsung Surat Edaran (SE) Gubernur Suhardi Duka (SDK), Kantor Dinas Pangan Daerah Sulbar mendadak diserbu oleh tim medis gabungan, Rabu (10/6/2026).

​Serbuan taktis ini merupakan agenda Cek Kesehatan Gratis (CKG) berskala masif yang digandeng oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulbar bekerja sama dengan Puskesmas Rangas. Langkah radikal ini diambil sebagai sistem deteksi dini agar para abdi negara tetap produktif dan tidak loyo dalam melayani masyarakat!

​Kendali Mutu SDM: Melacak Penyakit Sebelum Terlambat

​Gubernur SDK berkali-kali menegaskan bahwa percepatan pembangunan di bumi Malaqbi hanya bisa dicapai jika fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) birokrasinya berada dalam kondisi sehat walafiat dan berdaya saing tinggi.

​Dalam aksi CKG yang digelar langsung di Kantor Dinas Pangan ini, para pegawai dikuliti satu per satu kondisi fisiknya. Mulai dari pengecekan tensi darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga pengukuran indeks massa tubuh dilakukan secara ketat.

​“Kami menyambut baik pelaksanaan CKG ini sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kesehatan ASN. Melalui pemeriksaan berkala ini, pegawai bisa mendeteksi dini faktor risiko penyakit dan langsung melakukan langkah pencegahan,” tegas Sekretaris Dinas Pangan Sulbar, Agus (mewakili Kepala Dinas Suyuti Marzuki).

​Tim Medis Pasang Radar Penyakit Menular dan Tidak Menular

​Dokter pelaksana dari Puskesmas Rangas, dr. Elsa, membongkar bahwa agenda ini tidak sekadar formalitas tusuk jarum atau bagi-bagi obat gratis. Tim medis turun lapangan membawa misi edukasi berat untuk merombak gaya hidup para ASN yang kerap duduk terlalu lama di depan komputer.

​Sistem deteksi dini ini sengaja dipasang untuk memetakan potensi serangan penyakit tidak menular (seperti stroke dan diabetes) serta penyakit menular di lingkungan kerja birokrasi.

“Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, penanganan medis dapat dilakukan jauh lebih cepat dan tepat, sehingga pengobatan menjadi lebih efektif,” beber dr. Elsa.

​Antusiasme Tinggi Menuju Birokrasi Produktif

​Aksi jemput bola yang dilakukan tim dinas kesehatan ini langsung diserbu dengan antusiasme luar biasa oleh seluruh pejabat dan staf Dinas Pangan Sulbar. Mereka rela mengantre demi mengamankan “rapor hijau” kesehatan mereka.

​Lewat gerakan birokrasi sehat ini, Pemprov Sulbar mengirim sinyal kuat bahwa pelayanan publik yang berkualitas hanya bisa lahir dari tubuh aparatur yang bersih dari penyakit. Pegawai yang sehat dipastikan siap tancap gas mengawal ketahanan pangan dan menyukseskan program-program strategis daerah tanpa hambatan fisik. (Rls)

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *