Mamuju, 8enam.com.-Sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat resmi merilis capaian kinerja sepanjang tahun anggaran 2025. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), untuk mendorong transparansi dan keterbukaan informasi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa publikasi capaian ini penting agar masyarakat dapat mengawal dan mengetahui sejauh mana program Panca Daya Gubernur telah diimplementasikan.
Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Profesional
Berdasarkan data yang dirilis, sektor Sekretariat KominfoSS menunjukkan performa yang sangat impresif. Realisasi fisik tercatat mencapai 99,88% dengan serapan anggaran menyentuh angka 99,62%. Selain itu, profesionalisme organisasi dibuktikan dengan perolehan nilai SAKIP sebesar 75 poin.
Perluasan Ekosistem Digital dan Jaringan
Di bidang Teknologi Pemerintahan dan Ekosistem Digital, Pemprov Sulbar semakin terkoneksi. Saat ini, 97,56% OPD telah terintegrasi dalam Jaringan Intra Pemerintah. Tak hanya di tingkat provinsi, akses internet telah menjangkau fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, hingga kantor desa dengan capaian mencapai 87,35%.
Benteng Keamanan Siber dan Legalitas Digital
Keamanan data menjadi sorotan utama di tahun 2025. Bidang Siber dan Sandi tercatat berhasil menangani 9 insiden siber serius dan menangkal 460 serangan yang diarahkan ke sistem elektronik Pemprov Sulbar. Guna mendukung transformasi birokrasi, sebanyak 1.243 Sertifikat Elektronik ASN juga telah diterbitkan untuk memperkuat legalitas dokumen digital.
Dominasi Informasi Publik dan Akurasi Data
Dalam hal penyebaran informasi, Bidang Komunikasi Publik mencatatkan produktivitas tinggi dengan rata-rata 200 rilis berita setiap bulan yang didistribusikan melalui 120 media mitra. Upaya ini berbanding lurus dengan Indeks Kepuasan Masyarakat yang mencapai 84,28 poin.
Sementara itu, dari sisi penyediaan data pembangunan, Bidang Statistik berhasil meningkatkan akurasi data daerah hingga 87,8%.
”Rilis capaian ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan visi Sulbar Digital yang efisien dan terintegrasi benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat desa,” tegas Ridwan Djafar.
Capaian positif di tahun 2025 ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan transparan di tahun-tahun mendatang.
Editor: Ammar







