Mateng, 8enam.com.-Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, resmi mengajukan usulan pembangunan delapan titik “Kampung Nelayan Merah Putih” untuk tahun anggaran 2026. Proyek strategis ini bertujuan untuk menata kawasan pesisir sekaligus meningkatkan taraf hidup nelayan lokal.
Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Mamuju Tengah, Harbin, menyatakan bahwa usulan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Tersebar di Empat Kecamatan Pesisir
Harbin menjelaskan bahwa delapan lokasi yang diusulkan mencakup wilayah kecamatan yang memiliki garis pantai di Kabupaten Mamuju Tengah. Berikut adalah rincian desa yang diusulkan:
-
- Kecamatan Pangale: Desa Pangale, Desa Kombiling, dan Desa Lamba-lamba.
- Kecamatan Budong-budong: Desa Kire.
- Kecamatan Topoyo: Desa Tumbu.
- Kecamatan Karossa: Desa Karossa, Desa Kambunong, Desa Tasokko, dan Desa Lara.
”Usulan ini khusus untuk daerah pesisir. Berkas untuk delapan lokasi tersebut sudah rampung dan saat ini sudah diajukan ke pemerintah pusat melalui KKP,” tegas Harbin saat ditemui di kantornya, Topoyo, Senin (11/05/2026).
Survei Lapangan dan Kesiapan Lahan
Sebagai tindak lanjut dari usulan tersebut, tim teknis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dilaporkan telah melakukan peninjauan dan survei langsung ke delapan titik lokasi yang dimaksud.
Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi pemerintah daerah adalah ketersediaan lahan minimal seluas 1 hektar untuk setiap titik pembangunan. Harbin memastikan pihak pemerintah desa dan daerah telah berupaya memenuhi kriteria administratif dan teknis tersebut agar program ini dapat segera terealisasi.
Keberhasilan Desa Babana Jadi Acuan
Program pembangunan kampung nelayan ini merujuk pada keberhasilan pembangunan sebelumnya di Desa Babana, Kecamatan Budong-budong. Saat ini, Kampung Nelayan Merah Putih di Babana telah rampung dan sudah dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat nelayan setempat.
”Kampung nelayan di Desa Babana sudah dinikmati masyarakat. Harapan kami, semua usulan baru ini dapat diterima oleh pusat agar dampak positifnya merata di seluruh wilayah pesisir Mateng,” pungkas Harbin.
Dengan adanya pembangunan kampung nelayan ini, diharapkan infrastruktur pendaratan ikan, sanitasi pemukiman nelayan, hingga fasilitas pendukung ekonomi lainnya dapat tertata lebih modern dan higienis.
Redaktur: Ammar







