Mamuju, 8enam.com.-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat bergerak taktis merespons instruksi Gubernur Suhardi Duka (SDK) terkait peningkatan kualitas pelayanan publik. Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan komitmen “Nol Pungli” di seluruh unit layanan pajak, khususnya di garda terdepan kantor Samsat se-Sulawesi Barat, Senin (04/05/2026).
Penegasan ini disampaikan langsung kepada seluruh kepala UPTD Pelayanan Pajak kabupaten usai pelaksanaan apel virtual lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Integritas Front Office: Melayani, Bukan Meminta
Abdul Wahab menekankan bahwa petugas front office adalah wajah pemerintah daerah. Ia memberikan instruksi keras agar tidak ada pungutan iuran dalam bentuk apa pun kepada masyarakat di luar ketentuan regulasi yang berlaku.
“Utamanya kita yang ada di front office, jangan lakukan pungutan iuran apa pun dari semua pihak. Kita adalah abdi negara, tugas kita melayani, bukan meminta imbalan. Layani masyarakat dengan baik dan sepenuh hati,” tegas Abdul Wahab.
Menurutnya, profesionalisme dan sikap humanis adalah harga mati untuk menjaga kepercayaan publik yang saat ini menjadi perhatian utama Gubernur SDK dalam misi membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Tantangan Fiskal dan Penurunan Sektor Pajak
Di balik penguatan integritas, Kepala Bapenda juga membeberkan kondisi fiskal Sulawesi Barat yang tengah menghadapi tekanan pada APBD 2026. Tercatat adanya penurunan signifikan pada sektor pendapatan pajak rokok dan bahan bakar.
Kondisi ini menuntut seluruh jajaran Bapenda untuk bekerja lebih keras dan inovatif guna menjaga stabilitas pendapatan daerah tanpa mengabaikan aspek moralitas pelayanan. Sinergi antara seluruh ASN dan tenaga paruh waktu menjadi kunci agar target pendapatan tetap tercapai di tengah tantangan ekonomi tersebut.
Komitmen Pelayanan Berkualitas
Langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas. Bapenda Sulbar memastikan bahwa setiap warga yang datang ke kantor Samsat harus pulang dengan rasa puas atas pelayanan yang bersih dan transparan.
Dengan komitmen “Nol Pungli” ini, Bapenda Sulbar optimis dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat fondasi keuangan daerah melalui cara-cara yang bermartabat dan profesional.
Editor: Ammar







