Example 300250
DaerahMamuju

Wujudkan SDM Produktif, DKPPKB Sulbar Gelar Skrining Kesehatan dan Ajak Warga Rutin Cek Medis

×

Wujudkan SDM Produktif, DKPPKB Sulbar Gelar Skrining Kesehatan dan Ajak Warga Rutin Cek Medis

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mengambil langkah nyata dalam memperkuat layanan kesehatan preventif. Bertempat di Kantor DKPPKB Sulbar, Kamis (09/04/2026), jajaran dinas menjalani skrining kesehatan menyeluruh sebagai bentuk keteladanan bagi masyarakat luas.

​Kegiatan yang menggandeng Pemerintah Kabupaten Mamuju ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai risiko penyakit sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Deteksi Dini untuk Masa Depan Sehat

​Upaya ini selaras dengan kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif. Melalui pemeriksaan rutin, pemerintah berharap dapat menekan angka kesakitan dengan cara mengetahui potensi gangguan kesehatan sejak awal.

​Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan hanya saat tubuh merasa sakit, melainkan harus menjadi gaya hidup atau kebiasaan.

​“Cek kesehatan rutin adalah langkah sederhana namun sangat krusial. Kami ingin mendorong agar skrining kesehatan menjadi kebiasaan, baik bagi aparatur pemerintah maupun masyarakat umum, agar kondisi tubuh terpantau secara berkala,” ujar dr. Nursyamsi.

Layanan Preventif di Fasilitas Terdekat

​Selain melakukan aksi di lingkup internal, DKPPKB Sulbar juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih proaktif mendatangi fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat guna melakukan cek kesehatan secara mandiri.

​Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan upaya promotif (sosialisasi) dan preventif (pencegahan) agar derajat kesehatan masyarakat di Bumi Manakarra terus meningkat.

​“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan cek kesehatan di Puskesmas atau faskes lainnya. Mengetahui kondisi tubuh lebih dini akan jauh lebih baik daripada mengobati di kemudian hari,” tambahnya.

​Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif akan pentingnya investasi kesehatan sejak dini, sehingga masyarakat Sulawesi Barat dapat beraktivitas dengan lebih bugar dan produktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *