Mamuju, 8enam.com.-Penggunaan plat kendaraan bukan sekadar identitas wilayah, melainkan mesin utama penggerak pembangunan di Sulawesi Barat. Hal tegas ini disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, saat menjadi narasumber dalam talkshow di Radio Republik Indonesia (RRI) Mamuju, Senin (06/04/2026).
Dalam acara yang dipandu oleh host Megapika tersebut, Abdul Wahab mengupas tuntas kaitan erat antara plat nomor kendaraan dengan percepatan infrastruktur di Bumi Manakarra.
Plat DC: Dari Pajak Kembali ke Rakyat
Abdul Wahab menekankan bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan melalui kendaraan berplat DC akan langsung masuk ke kas daerah (PAD) Sulawesi Barat. Dana inilah yang kemudian diputar kembali untuk membangun jalan, jembatan, hingga fasilitas kesehatan.
“Pajak kendaraan plat DC dibayarkan di Sulbar, dan itulah yang membiayai pembangunan kita. Kalau kendaraannya di sini tapi platnya luar daerah, maka pajaknya lari ke daerah lain, sementara jalanannya yang aus ada di sini,” tegas Abdul Wahab.
Langkah ini sejalan dengan misi Gubernur Suhardi Duka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan dasar yang berkualitas.
Tantangan Kepatuhan 40 Persen
Data mengejutkan terungkap dalam diskusi tersebut. Dari total sekitar 500 ribu unit kendaraan di Sulawesi Barat, tingkat kepatuhan wajib pajak baru menyentuh angka 40 persen. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi Bapenda untuk terus berinovasi.
Untuk merespons hal tersebut, Bapenda Sulbar mengambil langkah jemput bola:
- Prioritas Mutasi: Seluruh Samsat se-Sulbar diinstruksikan memberikan karpet merah bagi warga yang ingin memutasi kendaraan non-DC ke plat DC.
- Samsat Keliling (Samkel): Jadwal pelayanan bergerak diintensifkan di pelosok wilayah untuk mendekatkan akses bagi masyarakat yang jauh dari kantor pusat.
Tren Kendaraan 2026 Meningkat
Meski menghadapi berbagai tantangan ekonomi, tren pembelian kendaraan baru di Sulawesi Barat pada tahun 2026 tercatat mengalami peningkatan. Momentum ini dimanfaatkan Bapenda untuk terus mengedukasi pemilik kendaraan baru agar tertib administrasi sejak dini.
“Kami sudah perintahkan seluruh UPTD, jangan ada kendala untuk mutasi. Berikan kemudahan penuh. Melalui Samkel dan kemudahan mutasi, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak taat pajak,” imbuhnya.
Melalui edukasi udara ini, Bapenda Sulbar berharap kesadaran kolektif masyarakat meningkat. Menggunakan plat DC bukan hanya soal ketaatan hukum, tapi merupakan bentuk cinta dan kontribusi nyata warga bagi kemajuan tanah Mandar.
Editor: Ammar







