
Mamuju, 8enam.com.-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3AP2MD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan silaturahmi strategis dari jajaran BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Selasa (06/01/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam memperkuat koordinasi perlindungan jaminan sosial bagi aparatur desa serta kelompok kerja binaan pemerintah daerah di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Fokus Perlindungan bagi Aparatur dan Pendamping Desa
Kunjungan tersebut diterima oleh perwakilan Dinsos P3AP2MD, Masita, yang mewakili Plt. Kepala Dinas, Hj. Darmawati. Diskusi utama berfokus pada perluasan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga pendamping, aparat desa, serta kelompok masyarakat yang bergerak di sektor pemberdayaan dan sosial.
“Program jaminan sosial ini sangat penting sebagai jaring pengaman bagi para pekerja sosial dan aparat desa yang menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan. Kami ingin memastikan mereka terlindungi saat menjalankan tugas,” ujar Masita.
Dukungan Terhadap Visi SDK-JSM: Pengentasan Kemiskinan
Sinergi ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap Visi dan Misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), khususnya pada pilar pengentasan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial.
Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, risiko ekonomi akibat kecelakaan kerja atau kematian bagi pekerja rentan dapat dimitigasi, sehingga tidak menciptakan angka kemiskinan baru di tingkat akar rumput.
“Kami menyambut baik inisiatif BPJS Ketenagakerjaan. Kerja sama lintas sektor adalah kunci keberhasilan program pemerintah. Semoga sinergi ini memberikan manfaat nyata, terutama dalam memberikan rasa aman bagi mereka yang bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,” tambah Masita.
Komitmen Kelembagaan Jangka Panjang
Kunjungan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus meningkatkan komunikasi rutin antara kedua lembaga. Dinsos P3AP2MD berkomitmen untuk terus mensosialisasikan pentingnya jaminan sosial bagi kelompok binaannya agar cakupan perlindungan ketenagakerjaan di Sulawesi Barat semakin merata dan inklusif. (Rls)







