
Mamuju, 8enam.com.-Mengawali kalender kerja tahun 2026, jajaran pegawai Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3AP2MD) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti apel perdana secara virtual, Senin (05/01/2026).
Kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi instansi hasil restrukturisasi tersebut untuk memperkuat komitmen pelayanan sosial yang lebih inklusif dan responsif sesuai arahan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM).
Transformasi Kinerja di Tengah Restrukturisasi
Sebagai salah satu OPD yang mengalami penggabungan, Dinsos P3AP2MD dituntut untuk langsung bersinergi. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinsos P3AP2MD Sulbar, Hj. Darmawati, melalui Sekretaris Dinas Muhammad Nur Dajwi, menegaskan bahwa tahun 2026 adalah momentum untuk membuktikan kualitas kinerja di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
“Apel hari pertama kerja ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi pengingat untuk memulai tahun 2026 dengan semangat baru. Kami berkomitmen memberikan pelayanan sosial yang optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Nur Dajwi.
Prioritas : Kemiskinan dan Perlindungan Kelompok Rentan
Sejalan dengan visi pembangunan daerah, Dinsos P3AP2MD fokus pada agenda besar pengentasan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial. Integrasi berbagai bidang—mulai dari pemberdayaan perempuan hingga pembangunan desa—diharapkan menciptakan intervensi yang lebih tajam dan tepat sasaran.
Nur Dajwi juga menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi para ASN di lingkup dinasnya. Menurutnya, profesionalisme dan efisiensi kerja adalah kunci utama agar program pemberdayaan masyarakat desa dapat berjalan akseleratif di tahun 2026.
Mendukung Penuh Visi SDK-JSM
Partisipasi jajaran Dinsos P3AP2MD dalam apel virtual yang dipimpin langsung oleh Gubernur SDK ini menjadi bukti kesiapan aparatur dalam mengawal kebijakan strategis pimpinan.
“Kami ingin mewujudkan program yang lebih responsif dan inklusif. Integritas dan disiplin adalah fondasi kami dalam mendukung visi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Sulawesi Barat yang lebih maju,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya apel perdana ini, seluruh jajaran Dinsos P3AP2MD Sulbar dipastikan langsung menjalankan tugas fungsionalnya, memastikan kehadiran negara dirasakan oleh masyarakat desa, perempuan, anak, dan kelompok rentan lainnya di seluruh wilayah Sulawesi Barat. (Rls)







