Example 300250
Nasional

14 Tahun Kibarkan Panji Jurnalisme Siber! IWO Buka-Bukaan Soal Benteng Utama Lawan Hoaks di Era Digital

×

14 Tahun Kibarkan Panji Jurnalisme Siber! IWO Buka-Bukaan Soal Benteng Utama Lawan Hoaks di Era Digital

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 8enam.com.-Momentum bersejarah menyelimuti dunia pers media online Indonesia. Tepat pada Sabtu (8/8/2026), Ikatan Wartawan Online (IWO) resmi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14.

​Sejak berdiri pada 8 Agustus 2012, organisasi profesi yang menaungi ribuan jurnalis siber di seluruh pelosok negeri ini terus memperkuat barisan sebagai salah satu pilar demokrasi yang independen dan tepercaya.

​Mengusung tema besar “Profesionalisme Wartawan IWO, Berdampak Bagi Kebaikan Bangsa”, IWO menegaskan kembali posisinya di tengah gempuran arus disinformasi dan hoaks yang makin masif.

​Lantas, pesan mendalam apa saja yang disampaikan pucuk pimpinan IWO dan aksi nyata apa yang digelar dalam perayaan kali ini?

​Bukan Cuma Cepat, Tapi Wajib Akurat!

​Ketua Umum Pengurus Pusat IWO, Dwi Christianto, S.H., M.Si., menegaskan bahwa di usia ke-14 tahun ini, profesionalisme jurnalis bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan panggilan moral setiap insan pers.

​Di era banjir informasi, peran wartawan siber kini makin krusial sebagai kurator berita yang memverifikasi fakta sebelum dilempar ke publik.

​”IWO semakin yakin bahwa profesionalisme wartawan harus memberikan dampak nyata bagi kebaikan bangsa. Kami berkomitmen menghasilkan jurnalisme yang akurat, berimbang, dan solutif, sehingga menjadi pendorong kemajuan, persatuan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Dwi Christianto.

​Aksi Nyata: Tanam Mangrove Hingga Puncak Syukuran di Bengkulu

​Menandai usianya yang makin matang, IWO tak sekadar menggelar acara seremonial di Jakarta. Rangkaian peringatan HUT ke-14 diisi dengan berbagai aksi nyata yang menyentuh masyarakat dan lingkungan:

Puncak Perayaan Regional: Pusat syukuran dan puncak peringatan HUT ke-14 IWO tahun ini dipusatkan di Provinsi Bengkulu.

Aksi Pelestarian Lingkungan: Penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir sebagai wujud kepedulian jurnalis terhadap isu perubahan iklim.

Bakti Sosial & Literasi Media: Aksi sosial dan penyuluhan edukasi di berbagai daerah untuk mengajak masyarakat makin kritis memilah berita.

​Ingatkan Kode Etik dan Peran Kontrol Sosial

​Sementara itu, Sekretaris Jenderal IWO, Edi Winarto, mewanti-wanti seluruh jajaran pengurus dan anggota di daerah untuk tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan merawat marwah organisasi.

​Ia menekankan agar jurnalis IWO bisa menjadi mitra strategis pemerintah tanpa mengorbankan independensi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

​”Seorang jurnalis dituntut selalu mengedepankan kejujuran, kebenaran, dan independen menyuarakan hati nurani rakyat. Sajikan informasi dengan menjunjung nilai Pancasila dan keadilan sosial,” tegas Edi Winarto.

​Melalui konsistensi pelatihan kompetensi, pengawasan etik, dan penguatan literasi digital, IWO bertekad untuk terus membentengi masyarakat dari bahaya polarisasi sekaligus mendorong ekosistem pers siber yang sehat di Indonesia.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *