Example 300250
DaerahMamuju

Wujudkan Pembangunan Berbasis Riset, Pemprov Sulbar Gandeng UGM Yogyakarta dalam Program “Pancadaya”

×

Wujudkan Pembangunan Berbasis Riset, Pemprov Sulbar Gandeng UGM Yogyakarta dalam Program “Pancadaya”

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperluas jejaring strategis guna mempercepat pembangunan daerah. Melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Pemprov Sulbar menggelar rapat koordinasi bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk membahas rencana kerja sama besar, Selasa (13/1/2026).

​Rapat yang digelar secara daring (via Zoom) ini bertujuan menyelaraskan keahlian akademik kampus dengan kebutuhan pembangunan di Sulawesi Barat, khususnya dalam mendukung visi Pancadaya yang diusung Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

​Fokus Utama: SDM, Riset, dan Tata Kelola

​Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra, Muh. Dhany Sadry, menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk menghadirkan kebijakan publik yang berbasis data (evidence-based policy).

​Adapun ruang lingkup kerja sama yang dibahas meliputi:

    • Pendidikan: Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat dan aparatur di Sulbar.
    • Penelitian: Pemanfaatan riset dan inovasi untuk memecahkan masalah daerah.
    • Pengabdian Masyarakat: Program konkret yang menyentuh kesejahteraan warga di desa-desa.

​“Sinergi dengan institusi akademik sekelas UGM sangat penting untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang berbasis riset dan inovasi. Kami ingin program pembangunan berkelanjutan di Sulbar benar-benar terukur,” ujar Dhany Sadry.

​Dukungan Penuh Plt. Karo Pemkesra

​Di tempat terpisah, Plt. Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah bentuk dukungan akademik untuk memperkuat program prioritas daerah.

​“Kolaborasi dengan UGM diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas perencanaan pembangunan dan pelayanan publik di Sulawesi Barat, sesuai dengan visi Pancadaya,” ungkap Murdanil.

​Menuju Penandatanganan MoU

​Rapat ini merupakan langkah awal yang krusial sebelum berlanjut ke penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis. Dengan masuknya UGM sebagai mitra strategis, Pemprov Sulbar optimistis akselerasi pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *