Mamuju, 8enam.com.-Nama Sulawesi Barat kembali bergema di kancah nasional melalui prestasi pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu Matahari Korem 142/Tatag Mamuju kini tengah menjalani penilaian intensif dalam ajang Lomba Posyandu Tingkat Nasional yang digelar di Makorem 142/Tatag, Selasa (07/04/2026).
Posyandu ini maju sebagai perwakilan resmi Kodam XXIII/Palaka Wira setelah sebelumnya sukses menyabet predikat juara di tingkat Kesdam. Penilaian prestisius ini melibatkan tim penilai pusat dari unsur Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Kementerian Kesehatan, hingga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).
Pendampingan Pemerintah Daerah
Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut hadir memberikan pendampingan teknis.
Langkah ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter melalui penguatan fungsi Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan.
“Keikutsertaan ini adalah buah dari pembinaan dan sinergi lintas sektor yang solid. Kami berharap Posyandu Matahari dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Sulawesi Barat di level nasional,” ujar Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, dalam keterangan terpisah.
Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Posyandu Matahari Korem 142/Tatag dinilai memiliki keunggulan pada aspek pelayanan ibu dan anak yang terintegrasi, serta kemampuan menggerakkan partisipasi aktif masyarakat. Dukungan penuh juga datang dari Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Korem 142/Tatag yang selama ini menjadi motor penggerak inovasi di Posyandu tersebut.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus penilaian meliputi:
- Kinerja Pelayanan: Efektivitas pemantauan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu.
- Inovasi Program: Kreativitas kader dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan.
- Sinergi TNI-Pemerintah: Kolaborasi nyata dalam menurunkan angka masalah kesehatan di lingkungan asrama dan sekitarnya.
Kolaborasi Strategis untuk Kesehatan
Kehadiran tim penilai dari berbagai kementerian seperti Kemendagri dan Kemenkes menunjukkan betapa pentingnya peran Posyandu sebagai unit kesehatan terkecil namun paling berdampak.
Melalui ajang ini, DKPPKB Sulbar berharap keberhasilan Posyandu Matahari dapat menjadi inspirasi dan role model bagi seluruh Posyandu di Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi terciptanya generasi masa depan yang lebih sehat.
Editor: Ammar







