Mamuju, 8enam.com.-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan. Hal ini ditegaskan Kepala Disdikbud Sulbar, Muhammad Nehru Sagena, saat menghadiri Sosialisasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2026 atas Kinerja Tahun 2025 di Ruang Theater Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, tersebut menjadi ajang krusial bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyamakan persepsi mengenai indikator evaluasi penyelenggaraan pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK).
Penyusunan LPPD Berbasis Data Akurat
Muhammad Nehru Sagena menyampaikan bahwa akurasi data merupakan fondasi utama dalam mencerminkan capaian kinerja daerah yang sesungguhnya. Menurutnya, sektor pendidikan memiliki variabel data yang sangat dinamis, sehingga diperlukan ketelitian dalam pelaporannya.
”Sosialisasi ini sangat penting untuk memastikan kualitas pelaporan kinerja kita semakin akuntabel. Kami di sektor pendidikan dan kebudayaan berkomitmen menyusun LPPD secara tepat, berbasis data yang kuat, serta selaras dengan indikator evaluasi nasional maupun daerah,” ujar Nehru Sagena.
Dukung Peningkatan Capaian Kinerja Provinsi
Sebagai salah satu OPD dengan serapan anggaran dan cakupan pelayanan dasar terbesar, Disdikbud Sulbar menyadari peran strategisnya dalam mendongkrak skor kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat secara kolektif.
Langkah-langkah penguatan yang akan dilakukan meliputi:
- Koordinasi Internal: Memperkuat alur pelaporan data antara bidang-bidang teknis di Disdikbud.
- Validasi Data Dukung: Memastikan setiap klaim capaian kinerja didukung oleh dokumen fisik dan digital yang valid.
- Sinkronisasi Indikator: Menyesuaikan pelaporan dengan parameter terbaru yang ditetapkan dalam pedoman penyusunan LPPD.
”Kami siap menghadirkan data dukung berkualitas sebagai wujud transparansi publik. Harapannya, LPPD tahun ini mencerminkan progres nyata pembangunan pendidikan di Sulawesi Barat yang semakin baik,” pungkas Nehru.
Melalui partisipasi aktif dalam sosialisasi ini, Disdikbud Sulbar optimis proses verifikasi dan validasi laporan di tingkat pusat nantinya akan berjalan lancar, sekaligus mempertahankan kredibilitas tata kelola pemerintahan daerah di mata publik. (Rls)







