Mamuju, 8enam.com.-Sinergi tata kelola pendapatan daerah di Sulawesi Barat memasuki babak baru. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat kolaborasi strategis bersama Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulbar dan PT Jasa Raharja dalam rapat koordinasi tiga pilar Samsat yang berlangsung di Mamuju, Rabu (4/2/2026).
Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan program kerja tahun 2026 guna memastikan pelayanan publik semakin mudah, cepat, dan transparan, sekaligus mendukung visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Digitalisasi Layanan dan Reminder WhatsApp
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menekankan bahwa transformasi digital menjadi prioritas utama. Salah satu inovasi yang akan dioptimalkan adalah sistem reminder melalui layanan WhatsApp Blast untuk mengingatkan wajib pajak mengenai jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan mereka.
“Kami ingin pelayanan semakin terintegrasi. Selain mempercepat implementasi aplikasi Signal (Samsat Digital Nasional), kami juga akan menyapa wajib pajak melalui WhatsApp agar mereka terhindar dari denda keterlambatan,” ujar Abdul Wahab.
Intensifikasi Samsat Keliling dan Edukasi Berkendara
Selain memperkuat lini digital, jangkauan fisik layanan juga diperluas melalui optimalisasi Samsat Keliling (Samkel). Jadwal operasional Samkel akan dipadatkan dan menyasar wilayah-wilayah dengan tingkat kepatuhan pajak yang masih rendah.
Dirlantas Polda Sulbar, Nurhadi, menyatakan dukungan penuhnya dengan mensinergikan kampanye keselamatan berlalu lintas pada setiap operasional Samsat Keliling. “Edukasi keselamatan dan kepatuhan pajak harus berjalan beriringan di lapangan agar kesadaran masyarakat meningkat secara menyeluruh,” tegasnya.
Adopsi Praktik Baik: Skema Parkir Khusus
Forum ini juga membahas usulan kebijakan parkir khusus yang mengadopsi praktik sukses dari Provinsi Riau. Skema ini rencananya akan dituangkan dalam Perda atau Pergub untuk mendukung penertiban kendaraan sekaligus memperkuat basis data perpajakan daerah.
Kepala PT Jasa Raharja Sulselbar, Muliadi, yang hadir dalam kesempatan tersebut, turut memastikan bahwa perlindungan asuransi bagi pengguna jalan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari penguatan layanan Samsat ini.
Dengan kolaborasi yang semakin solid di kafe Ruang Rindu tersebut, tiga pilar Samsat Sulbar optimis bahwa target pendapatan daerah dapat tercapai secara maksimal tanpa mengesampingkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat selaku wajib pajak. (Rls)







