Example 300250
DaerahMamuju

Terapkan Sembilan Kotak Manajemen Talenta, DKP Sulbar Dorong ASN Lebih Inovatif dan Berdaya Saing

×

Terapkan Sembilan Kotak Manajemen Talenta, DKP Sulbar Dorong ASN Lebih Inovatif dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi memulai langkah transformatif dalam pengembangan sumber daya manusia melalui Sosialisasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang menghargai potensi individu sesuai visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM).

​Hadir sebagai pemateri, tim dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar memaparkan mekanisme penilaian baru yang lebih manusiawi dan komprehensif.

Bukan Sekadar Angka, Tapi Potensi Diri

​Sekretaris DKP Sulbar, Oktorio AS, yang mewakili Kepala DKP Sulbar Suyuti M., menekankan bahwa manajemen talenta adalah bentuk apresiasi negara terhadap proses dan komitmen pegawai.

​“Setiap pegawai memiliki potensi unik. Melalui sistem ini, kita ingin memastikan tidak ada bakat yang terabaikan. ASN akan merasa lebih dihargai karena penilaian kini melihat proses, kesiapan berkembang, dan kontribusi positif bagi organisasi, bukan hanya angka di atas kertas,” ujar Oktorio di Aula DKP Sulbar.

Mengenal Sistem Sembilan Kotak (9-Box Grid)

​Ketua Tim Sosialisasi BKPSDM, Annisyah Syam, menjelaskan bahwa manajemen talenta ini mengacu pada Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025. ASN akan dipetakan ke dalam Sembilan Kotak Manajemen Talenta berdasarkan dua parameter utama:

  1. Kinerja Individu (Bobot: 60% Kinerja Utama, 40% Kinerja Penguat): Menilai pencapaian target sekaligus perilaku kerja dan kerja sama tim.
  2. Potensi Individu: Mengukur kemampuan belajar, adaptasi, dan kapasitas untuk memimpin di masa depan.

​Hasil pemetaan ini akan menjadi rujukan utama instansi dalam merancang pola karier, pelatihan, hingga promosi jabatan secara transparan dan berkeadilan.

Integritas Mutasi dan Transparansi BKN

​Proses pengisian jabatan ke depan akan semakin ketat dan akuntabel melalui layanan Integrated Mutasi yang terhubung langsung dengan sistem BKN pusat. Hal ini menjamin bahwa promosi dan mutasi didasarkan pada data talenta yang valid, bukan subjektivitas.

​“Kami ingin membangun budaya kerja yang terbuka. Dengan manajemen talenta, setiap ASN memiliki kesempatan yang adil untuk tumbuh. Ujungnya, kualitas pelayanan kita di sektor kelautan dan perikanan akan semakin meningkat,” pungkas Oktorio.

​Melalui penerapan sistem ini, DKP Sulbar optimis dapat melahirkan “super team” yang siap menjawab tantangan pembangunan maritim Sulawesi Barat di masa depan. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *