Mamuju, 8enam.com.-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus bergerak masif mempercepat implementasi Manajemen Talenta di lingkup Pemerintah Provinsi. Memasuki pekan kedua Januari, tim BKPSDM kembali melakukan pendampingan langsung ke enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, Senin (12/01/2026).
Langkah jemput bola ini merupakan upaya nyata dalam mewujudkan misi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) untuk membangun SDM unggul dan memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis Sistem Merit.
Fokus pada Pemetaan Potensi dan Kinerja
Kepala BKPSDM Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan bahwa pendampingan ini dilakukan untuk memastikan setiap OPD memiliki persepsi yang sama dalam mengelola karier pegawainya. Manajemen Talenta bukan sekadar administrasi, melainkan metode untuk memastikan ASN ditempatkan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi yang terukur.
“Pendampingan langsung ini adalah langkah strategis agar pengelolaan ASN benar-benar objektif. Kita ingin menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat (right man on the right place) melalui hasil penilaian kompetensi yang valid,” tegas Herdin.
Enam OPD Sasaran Tahap Ini
Pada tahap ini, tim dari Bidang Pengembangan Aparatur serta UPTD Penilaian Kompetensi BKPSDM menyasar enam instansi besar, yaitu:
- Biro Pengadaan Barang dan Jasa
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB
- Dinas Pangan
- Dinas Sosial, P3A, dan PMD
- Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan
Membangun ASN yang Profesional dan Adaptif
Dalam sesi pendampingan, setiap perangkat daerah diarahkan untuk mulai menyelaraskan pengembangan karier ASN dengan kebutuhan organisasi dan arah pembangunan daerah. Dengan Manajemen Talenta yang optimal, diharapkan tidak ada lagi ketimpangan kompetensi dalam sebuah unit kerja.
“Manajemen Talenta adalah fondasi utama sistem merit. Dengan sistem yang terstruktur, kita mendukung terwujudnya ASN yang profesional, adaptif, dan selalu berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambah Herdin.
Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan ini, BKPSDM Sulbar optimis seluruh OPD akan siap menerapkan sistem manajemen SDM modern yang transparan, guna mendukung visi besar pembangunan Sulawesi Barat di masa depan. (Rls)







