
Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyatakan kesiapan penuh untuk berkontribusi dalam penanganan darurat bencana banjir bandang yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana secara daring yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Desember 2025. Rapat penting yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD Panti Sosial Karya Wanita, Ulfian, sebagai perwakilan dari Kepala Dinsos Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur.
Kehadiran Dinsos Sulbar dalam forum ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi nasional dan memastikan kesiapsiagaan operasional sesuai arahan pemerintah pusat dan koordinasi antarprovinsi.
Dalam rapat, Ulfian menyampaikan bahwa Dinsos Sulbar terus memantau situasi dan menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan, khususnya terkait penyaluran bantuan logistik dan perlindungan sosial bagi korban.
“Dinsos Sulbar siap mendukung setiap langkah penanganan darurat bencana. Kami terus memantau situasi dan menyiapkan langkah yang diperlukan, khususnya terkait penyaluran bantuan logistik dan perlindungan sosial,” ujar Ulfian.
Ia juga menekankan bahwa kunci efektivitas penanganan bencana berskala besar adalah kerja sama lintas provinsi.
“Kerja sama antarprovinsi menjadi kunci agar penanganan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Dinsos Sulbar selalu siap memberikan dukungan sesuai kapasitas bila diperlukan, sebagai wujud solidaritas bangsa,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini berfungsi sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan kesiapsiagaan regional tetap optimal sekaligus memperkuat kolaborasi nasional dalam menghadapi ancaman bencana alam di berbagai penjuru negeri. (Rls)
.







