Example 300250
DaerahMamuju

Sinergi Polri dan Pemprov Sulbar: Panen Raya Jagung Serentak Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

×

Sinergi Polri dan Pemprov Sulbar: Panen Raya Jagung Serentak Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional terus digencarkan melalui kolaborasi strategis antara Polri dan pemerintah daerah. Pada Kamis (08/01/2026), Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Panen Raya Jagung Serentak secara nasional yang diikuti jajaran Polda dan Pemerintah Provinsi di seluruh Indonesia, termasuk Sulawesi Barat.

Di Sulbar, kegiatan ini diikuti secara daring melalui Joglo Balanipa Polda Sulbar oleh jajaran Forkopimda dan perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Sulbar.

Capaian Nasional yang Masif

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi ini mencatatkan angka partisipasi yang luar biasa:
Keterlibatan Petani: 3.616 Petani dari 527 Kelompok Tani (Poktan).

Luas Lahan Panen: 1.191 Hektare.
Estimasi Produksi: Mencapai 4.765 hingga 11.912 ton jagung.

Sejalan dengan Visi Sulbar “Maju dan Sejahtera”

Kepala Dinas TPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polri. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memperkuat sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Program ini sangat strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan. Keterlibatan Polri memberikan energi tambahan bagi petani kita untuk terus berproduksi secara maksimal,” ujar Hamdani.

Potensi 3.000 Hektare Lahan di Sulawesi Barat

Sulbar memiliki modal besar dalam pengembangan komoditas jagung. Berdasarkan Pergub Nomor 17 Tahun 2024 tentang Masterplan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani, Sulbar memiliki potensi lahan jagung seluas kurang lebih 3.000 hektare.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHP Sulbar, Titiek Anas, menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam ekosistem pertanian diharapkan mampu mempercepat proses hilirisasi dan integrasi pembangunan pertanian di daerah.

“Kami berharap sinergi ini memberikan manfaat ekonomi nyata bagi petani di Sulbar, memastikan distribusi berjalan lancar, dan mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan,” tutur Titiek. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *