Example 300250
DaerahMamuju

Sinergi Jaga Ketahanan Bangsa : Kesbangpol Sulbar Gandeng Muslimat NU Perkuat Moderasi Beragama

×

Sinergi Jaga Ketahanan Bangsa : Kesbangpol Sulbar Gandeng Muslimat NU Perkuat Moderasi Beragama

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat kolaborasi dengan organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas sosial di Bumi Manakarra. Kesbangpol hadir dan mendukung penuh kegiatan Penguatan Organisasi Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Barat, Senin (03/02/2026).

​Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur almarhum Salim S. Mengga dalam membangun ketahanan masyarakat melalui nilai-nilai moderasi beragama dan penguatan harmoni sosial di era modern.

Menjaga Tradisi di Tengah Tantangan Global

​Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, hadir sebagai narasumber dalam talk show bertajuk “Aswaja di Era Modern: Menjaga Tradisi di Tengah Tantangan Global”. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Sulbar, Dr. Adnan Nota, ini menjadi wadah strategis bagi kaum perempuan untuk membentengi keluarga dari pengaruh negatif dinamika global.

​“Kolaborasi antara pemerintah daerah, dalam hal ini Kesbangpol, dengan PW Muslimat NU adalah hal yang mendesak. Kita perlu bersinergi untuk memastikan stabilitas sosial tetap terjaga di tengah tantangan zaman,” tegas Darwis Damir.

Muslimat NU Sebagai Benteng Pencegahan Radikalisme

​Darwis menyoroti peran sentral Muslimat NU dalam mencegah penyebaran paham radikal dan kekerasan terhadap anak di lingkungan rumah tangga. Menurutnya, ibu adalah madrasah pertama yang memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan kasih sayang.

​“Sinergi lintas sektor adalah kunci. Organisasi perempuan keagamaan memiliki pengaruh besar dalam membangun ketahanan masyarakat dari pengaruh paham ekstrem. Kami sangat mengapresiasi peran Muslimat NU yang konsisten menjaga kerukunan umat,” tambahnya.

Hadirkan Densus 88 untuk Mitigasi Dini

​Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Densus 88 Antiteror Polri untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait deteksi dini dan pencegahan radikalisme. Melalui kegiatan ini, Kesbangpol berharap PW Muslimat NU dapat menjadi agen moderasi yang aktif menyebarkan pesan perdamaian di komunitas masing-masing.

​Dengan penguatan organisasi ini, diharapkan tercipta lingkungan Sulawesi Barat yang aman, kondusif, dan rukun, sehingga proses pembangunan daerah dapat berjalan maksimal sesuai dengan rencana strategis pemerintah provinsi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *