Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperluas jejaring kolaborasi antardaerah. Terbaru, Pemprov Sulbar menggelar rapat persiapan tindak lanjut rencana kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara daring, Senin (19/01/2026).
Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, Murdanil, didampingi Kepala Bagian Pemerintahan, Muh. Dhany Sadry, bertempat di ruang kerja Biro Pemkesra.
Mendorong Pemerintahan Kolaboratif dan Inovatif
Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas provinsi guna mendukung percepatan pembangunan yang selaras dengan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM). Fokus utama kerja sama ini adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang berkualitas menuju Sulbar Maju dan Sejahtera.
“Rencana kerja sama ini sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mendorong pemerintahan yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Murdanil.
Penyelarasan Program Lintas Sektor
Dalam rapat tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek teknis terkait mekanisme pelaksanaan kerja sama. Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi:
- Penyelarasan Program: Mencocokkan potensi komoditas Sulbar dengan kebutuhan pasar atau industri di DKI Jakarta.
- Mekanisme Pelaksanaan: Penentuan peran masing-masing perangkat daerah agar kerja sama berjalan efektif dan berkelanjutan.
- Transfer Pengetahuan: Penjajakan sistem pelayanan publik digital yang telah mapan di Jakarta untuk diadaptasi di Sulawesi Barat.
Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Murdanil menegaskan bahwa kerja sama antardaerah ini bukan sekadar nota kesepahaman di atas kertas, melainkan langkah strategis yang harus memberikan dampak instan bagi ekonomi daerah.
“Kami berharap tindak lanjut dari kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat Sulawesi Barat. Kerja sama ini menjadi dasar bagi kita untuk mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.
Melalui kesepahaman yang kuat ini, Pemprov Sulbar optimis bahwa kolaborasi dengan DKI Jakarta akan membuka pintu bagi peluang investasi, perluasan pasar UMKM, hingga optimalisasi tata kelola birokrasi di bumi Manakarra. (Rls)







