Mamuju, 8enam.com.-Lembaga legislatif Sulawesi Barat menunjukkan keseriusannya dalam memastikan suara masyarakat masuk ke dalam sistem perencanaan daerah. Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Amalia Fitri, bersama Wakil Ketua DPRD, St. Suraidah Suhardi, menghadiri puncak Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (10/04/2026).
Dalam forum tersebut, pimpinan DPRD menyerahkan ribuan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) yang merupakan hasil serapan aspirasi masyarakat dari berbagai pelosok Bumi Manakarra.
Ribuan Usulan untuk Empat Sektor Utama
Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan total 5.772 usulan yang berasal dari kerja-kerja komisi dan kunjungan lapangan (reses) anggota DPRD. Usulan tersebut dikelompokkan ke dalam empat bidang strategis:
-
- Bidang Kesejahteraan Masyarakat: 2.598 usulan (Porsi terbesar).
- Bidang Ekonomi dan Keuangan: 1.700 usulan.
- Bidang Pembangunan: 789 usulan.
- Bidang Pemerintahan: 685 usulan.
“Kami berharap seluruh usulan ini menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan RKPD. Program yang direncanakan harus benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat dan menjawab tantangan riil di lapangan,” tegas Amalia Fitri.
Lima Prioritas Strategis Legislatif
Selain menyerahkan ribuan data usulan, DPRD Sulbar juga menekankan lima poin prioritas yang harus diakomodasi oleh Pemerintah Provinsi dalam pembangunan tahun 2027:
-
-
- Infrastruktur Dasar: Fokus pada jalan dan jembatan untuk konektivitas wilayah.
- Kualitas SDM: Penguatan sektor pendidikan dan kesehatan yang unggul.
- Ekonomi Kerakyatan: Pemberdayaan UMKM, pertanian, dan perikanan.
- Penanggulangan Kemiskinan: Program bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
- Tata Kelola Pemerintahan: Mewujudkan good governance yang transparan.
-
Sinergi untuk Sulawesi Barat yang Maju
Musrenbang yang dibuka oleh Gubernur Suhardi Duka ini mengusung tema akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif. Kehadiran pimpinan DPRD dalam forum ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara eksekutif dan legislatif.
Amalia Fitri menambahkan bahwa peran DPRD tidak berhenti pada penyerahan usulan, melainkan akan terus berlanjut pada pengawasan implementasi anggaran nantinya. Ia berharap Musrenbang 2027 mampu melahirkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan mampu meningkatkan taraf hidup seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Barat.
Editor: Ammar







