Sabtu , Agustus 30 2025
Home / Daerah / Selamat…!! Desa Salleto Resmi Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Selamat…!! Desa Salleto Resmi Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Mamuju, 8enam.com.-Setelah memenuhi beberapa kriteria yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, yakni terdaftarnya Kepala Desa dan perangkat desa pada program BPJS Ketenagakerjaan, Desa Salleto Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju Provinsi Sulbar diresmikan sebagai desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Penetapan Desa Salleto sebaga Desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di sampaikan saat Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Ruang Pola Kantor Bupati Mamuju, Kamis (12/10/2017) yang di hadiri oleh Bupati Mamuju, H Habsi Wahid dan Wakil Bupati Mamuju, H. Irwan SP Pababari.

Program Desa Sadar Jaminan Sosial sendiri merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk bekerjasama dengan aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa agar lebih sadar pentingnya jaminan sosial dan memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Perluasan Kepesertaan & HAL, E. Ilyas Lubis menjelaskan, Desa Salleto terpilih karena telah memenuhi beberapa kriteria yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, salah satu diantaranya adalah telah terdaftarnya Kepala Desa dan perangkatnya pada program BPJS Ketenagakerjaan.

Lanjutnya, dengan terdaftarnya perangkat desa dan dengan pembinaan yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan, nantinya diharapkan akan lebih mudah memunculkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Jaminan Sosial.

“Program desa sadar jaminan sosial Ketenagakerjaan ini dilaksanakan berdasarkan data bahwa,150 juta pekerja di Indonesia, sebagian besarnya ada di desa, program ini lebih difokuskan pada sektor pedesaan, dikarenakan sekitar 60 persen warga Indonesia secara administratif merupakan penduduk desa. Sehingga resiko kecelakaaan kerja warga lebih tinggi dari pada di sektor industri,” ungkapnya.

Dia katakan, rangkaian kegiatan Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini telah dilaksanakan di beberapa daerah, antara lain Provinsi Aceh, Kabupaten Karanganyar, Raja Ampat Sorong dan terakhir di Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.

Di jelaskanya, program ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat yang juga para pelaku ekonomi di desa, seperti dalam bidang Yayasan/BUMDes, tenaga ahli/pendamping desa. Program ini juga sebagai upaya pemerataan kesejahteraan melalui perlindungan jaminan sosial kepada aparatur desa dan masyarakat desa keseluruhan dengan berbagai profesi.

“Sejalan dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara dan Kesatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program “Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera” dalam mendorong land reform serta Jaminan Sosial untuk seluruh rakyat di tahun 2019,” pungkas Ilyas.

Dikatakanya lagi, desa sadar ini sebuah tindak nyata dari BPJS Ketenagakerjaan dimana dalam hal ini juga dilakukan pembinaan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat desa akan pentingnya sebuah jaminan sosial dalam menghadapi risiko-risiko sosial yang dapat menimpa kita dimanapun dan kapanpun. (Edo)

Check Also

Tanggapi Aksi Brutal Polis Saat Aksi Demo 29 Agustus,i Jaringan Perempuan Pembela HAM Layangkan 4 Poin Pernyataan Sikap

Mamuju, 8enam.com.-Kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang sedang bekerja pada 28 Agustus 2025, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *