
Mamuju, 8enam.com.-Melanjutkan rangkaian pengawasan kinerja di awal tahun 2026, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat, Junda Maulana, mengunjungi Kantor Biro Organisasi Setda Sulbar, Selasa (06/01/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan instansi yang menjadi motor penggerak reformasi birokrasi tersebut siap menjalankan tugasnya secara optimal.
Kedatangan Sekprov disambut langsung oleh Kepala Biro Organisasi, Nur Rahmah Parampasi. Selain mengecek administrasi, Junda Maulana juga melakukan inspeksi ke ruang-ruang kerja staf untuk memastikan lingkungan kerja mendukung produktivitas.
Disiplin 100 Persen : Komitmen Awal Tahun
Kepada Sekprov, Nur Rahmah Parampasi melaporkan bahwa tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Biro Organisasi pada hari pertama kerja mencapai 100 persen. Hal ini menjadi modal positif dalam mendukung misi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wagub Salim S. Mengga terkait penguatan akuntabilitas kinerja.
“Alhamdulillah, kehadiran kawan-kawan penuh. Kedatangan Bapak Sekprov hari ini memberikan motivasi tambahan bagi kami untuk tetap melaksanakan tugas di Biro Organisasi dengan efektif dan efisien,” ungkap Nur Rahmah.
Kenyamanan Ruang Kerja dan Kawasan Tanpa Rokok
Dalam sidaknya, Junda Maulana memberikan perhatian khusus pada detail lingkungan kantor. Ia menekankan bahwa efektivitas kerja dimulai dari suasana kantor yang bersih, rapi, dan sehat.
Ada tiga poin utama yang ditekankan Sekprov saat meninjau ruangan:
Kebersihan: Menjaga keasrian ruang kerja agar staf merasa nyaman.
Estetika: Meminta dinding atau area yang tampak kusam untuk segera dilakukan pengecatan ulang agar suasana kantor lebih segar.
Kesehatan: Instruksi tegas larangan merokok di dalam ruang kerja guna menjamin sirkulasi udara yang sehat.
“Ruang kerja harus senantiasa diperhatikan kebersihan dan kenyamanannya. Jika warna sudah buram, segera dicat. Dan yang paling penting, pastikan tidak ada yang merokok di ruang kerja,” tegas Junda.
Sesuai Misi Tata Kelola Akuntabel
Sidak ini merupakan bagian dari upaya besar Pemprov Sulbar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Biro Organisasi memiliki peran sentral dalam menyusun struktur dan proses bisnis pemerintahan yang lincah (agile).
Dengan tingkat kehadiran yang maksimal dan penataan sarana yang lebih baik, Biro Organisasi diharapkan mampu menjadi teladan bagi perangkat daerah lainnya dalam menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas di tahun 2026. (Rls)







