Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat menerima inspeksi mendadak (sidak) dari Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, Rabu (08/04/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan profesionalisme dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berada di level tertinggi dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.
Sidak ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang selaras dengan kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel melalui peningkatan disiplin aparatur di seluruh lini perangkat daerah.
Peninjauan Langsung Ruang Kerja
Dalam sidak tersebut, Sekda Sulbar didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Amir A. Dado, serta Kepala BKPSDM Sulbar, Herdin Ismail. Tim melakukan peninjauan langsung ke setiap ruangan kerja untuk memastikan kehadiran pegawai serta memantau kesiapan sarana pendukung tugas pemerintahan.
Sekretaris Dispoparekraf Sulbar, Andi Saiful Rauf, yang menyambut tim sidak, menegaskan bahwa pengawasan internal telah menjadi rutinitas yang tidak terpisahkan dari budaya kerja instansinya.
“Kami secara konsisten melakukan pengawasan internal, mulai dari absensi berbasis elektronik hingga evaluasi kinerja berkala. Hal ini untuk memastikan setiap ASN menjalankan tugasnya secara profesional dan memberikan pelayanan maksimal,” ujar Andi Saiful.
Sistem Pengawasan Terintegrasi
Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, di tempat terpisah menegaskan bahwa pihaknya telah menerapkan kebijakan pengawasan yang terintegrasi guna membangun budaya kerja produktif. Ia mewajibkan para pejabat administrator untuk aktif memantau distribusi tugas bawahannya secara mendetail.
“Setiap kesempatan kami manfaatkan untuk mengingatkan pentingnya disiplin kerja. Kami meminta para pejabat administrator agar aktif melakukan pengawasan langsung dan memastikan setiap ASN memahami tanggung jawabnya masing-masing,” tegas Bau Akram.
Evaluasi Berbasis Hasil
Lebih lanjut, Bau Akram mengungkapkan bahwa Dispoparekraf terus melakukan penilaian kinerja secara objektif dan terukur. Instrumen penilaian ini tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai motivasi bagi pegawai untuk mencapai target-target pembangunan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dengan adanya pengawasan berkelanjutan, Dispoparekraf Sulbar optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada hasil, sekaligus menjadi motor penggerak bagi kemajuan ekonomi kreatif di Bumi Manakarra melalui sumber daya aparatur yang berintegritas.
Editor: Ammar







