Example 300250
DaerahMamuju

Sambut Rakortekrenbang Nasional 2026, Dispoparekraf Sulbar Pertajam Sinkronisasi Program Pusat-Daerah

×

Sambut Rakortekrenbang Nasional 2026, Dispoparekraf Sulbar Pertajam Sinkronisasi Program Pusat-Daerah

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat tancap gas mematangkan persiapan menjelang Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Nasional 2026. Langkah ini merupakan implementasi misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan terukur.

​Dalam rapat persiapan yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Sulbar, Rabu (25/2/2026), Dispoparekraf yang diwakili oleh Asmadi dan Hilmy bersama jajaran perencana lintas OPD, menyisir substansi usulan program yang akan dibawa ke level nasional.

Matangkan Usulan Sebelum “H-1”

​Hilmy menjelaskan bahwa koordinasi ini sangat krusial untuk memastikan seluruh dukungan teknis dan usulan program sektor pariwisata hingga ekonomi kreatif siap diadu dalam forum nasional yang dijadwalkan pada 27 Februari 2026.

​”Rapat ini adalah fase krusial. Kami harus memastikan seluruh substansi usulan dan data pendukung sudah matang maksimal satu hari sebelum pelaksanaan (H-1). Kesiapan materi adalah kunci kelancaran pembahasan di tingkat pusat nanti,” tegas Asmadi menambahkan.

Instruksi Kadis : Data Harus Rapi dan Berkontribusi Nyata

​Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, memberikan instruksi khusus kepada seluruh bidang teknis untuk bekerja secara kolaboratif. Ia menegaskan bahwa forum Rakortekrenbang Nasional adalah momentum pembuktian kualitas perencanaan daerah.

​”Saya minta seluruh bidang menyiapkan data, paparan, dan dokumen pendukung secara rapi. Materi kita harus mampu menunjukkan kontribusi nyata sektor kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif terhadap target pembangunan nasional,” ujar Bau Akram.

​Ia berharap melalui persiapan yang matang di Desk Urusan Provinsi, usulan-usulan strategis dari Sulawesi Barat dapat terakomodasi dalam perencanaan nasional, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat di Bumi Manakarra. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *