
Mamuju, 8enam.com.-RSUD Provinsi Sulawesi Barat resmi menutup rangkaian kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa Kelas XI dan XII Jurusan Asisten Keperawatan, Rabu (07/01/2026). Kegiatan yang telah berlangsung selama satu bulan penuh ini menjadi ajang penggemblengan mental dan keterampilan bagi para calon tenaga kesehatan di Sulbar.
Penutupan yang dilaksanakan di area RSUD Sulbar ini dipimpin langsung oleh Kepala Tata Usaha RSUD Sulbar, Soleman Manggeng, yang mewakili Direktur RSUD Sulbar.
Membentuk Karakter Profesional Sejak Dini
Dalam sambutannya, Soleman Manggeng memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para siswa yang telah menunjukkan kedisiplinan dan semangat belajar selama bertugas di berbagai unit pelayanan. Menurutnya, pengalaman di rumah sakit tipe B ini adalah modal berharga bagi karier mereka di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi tanggung jawab yang ditunjukkan para siswa. Pengalaman terlibat langsung dalam aktivitas rumah sakit bukan sekadar soal teknis, tapi juga tentang membentuk karakter dan profesionalisme. Kami berharap bekal ini membuat mereka lebih siap saat benar-benar terjun ke dunia kerja nantinya,” ujar Soleman.
Terjun Langsung di Berbagai Unit Pelayanan
Selama masa praktik (8 Desember 2025 – 7 Januari 2026), para siswa didampingi oleh pembimbing lapangan untuk mempelajari aspek-aspek krusial dalam keperawatan, antara lain:
Dasar-dasar asuhan keperawatan.
Etika pelayanan dan komunikasi kepada pasien.
Penerapan Keselamatan Pasien (Patient Safety).
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).
Implementasi Panca Daya SDK-JSM
Program Prakerin ini merupakan wujud nyata komitmen RSUD Sulbar dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus implementasi dari Panca Daya ke-3 Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), yaitu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
“Sesuai visi Gubernur, kami ingin memastikan SDM Sulbar, khususnya di bidang kesehatan, tidak hanya memiliki keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga memiliki sikap empati, integritas, dan tanggung jawab (soft skill) yang tinggi dalam melayani masyarakat,” tambah Soleman.
Dengan berakhirnya masa praktik ini, RSUD Sulbar berharap para siswa kembali ke sekolah dengan motivasi baru untuk terus mengembangkan kompetensi medis mereka demi kemajuan layanan kesehatan di Sulawesi Barat. (Rls)







