Mamuju, 8enam.com.-Menindaklanjuti arahan strategis Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengenai penguatan pelayanan dasar, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar memperketat standar kinerja jajaran. Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menginstruksikan seluruh aparatur kesehatan untuk lebih peka dan sigap merespons isu kesehatan masyarakat secara real-time, Jumat (27/3/2026).
Penegasan ini disampaikan guna memastikan setiap dinamika kesehatan di lapangan tertangani dengan cepat, tepat, dan terukur sesuai visi pembangunan daerah.
Sinergi Program Daerah dan Strategis Nasional
dr. Nursyamsi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan di Sulawesi Barat bergantung pada harmonisasi antara kebijakan lokal dan program prioritas Kementerian Kesehatan RI. Seluruh jajaran diminta bekerja dengan target yang jelas, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan keluarga.
“Seluruh jajaran harus responsif. Isu kesehatan yang muncul tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kita fokus mengejar target prioritas: layanan ibu dan anak, percepatan penanganan stunting, hingga dukungan penuh pada program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar dr. Nursyamsi.
Akselerasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC)
Selain isu stunting, DKPPKB Sulbar juga tengah memacu pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Beberapa poin utama yang menjadi fokus evaluasi mingguan meliputi:
- Cek Kesehatan Gratis: Perluasan jangkauan skrining massal untuk masyarakat.
- Pengendalian TBC: Pemutusan rantai penularan Tuberkulosis yang menjadi perhatian nasional.
- Kualitas Rumah Sakit: Peningkatan standar layanan rujukan agar lebih inklusif dan berkualitas.
Komitmen Layanan Merata
Kepala Dinas mengingatkan bahwa komitmen individu setiap ASN dan tenaga kesehatan adalah mesin penggerak utama. Dengan kerja yang kolaboratif, jaminan kesehatan masyarakat diharapkan tidak hanya meningkat secara angka (kuantitas), tetapi juga dirasakan manfaatnya secara nyata (kualitas).
“Program-program ini harus berjalan beriringan dan saling menguatkan. Dengan kerja terukur, kita optimistis target kesehatan di Tanah Malaqbi bisa tercapai secara merata,” pungkasnya.
Melalui penguatan responsivitas ini, Pemprov Sulbar berkomitmen hadir lebih dekat di tengah masyarakat, memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan kesehatan dasar yang prima. (Rls)







