Example 300250
DaerahEkonomi & BisninPolewali Mandar

Respon Cepat Gagal Panen di Mapilli, DTPHP Sulbar Siap Salurkan Bantuan Benih untuk Petani Terdampak

×

Respon Cepat Gagal Panen di Mapilli, DTPHP Sulbar Siap Salurkan Bantuan Benih untuk Petani Terdampak

Sebarkan artikel ini

Polman, 8enam.com.-Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal ketahanan pangan daerah. Merespons laporan gagal panen di Desa Buku, Kecamatan Mapilli, tim DTPHP melakukan peninjauan langsung ke lahan persawahan yang terdampak kekeringan, Rabu (25/2/2026).

​Langkah ini merupakan instruksi langsung guna mendukung Visi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka (SDK), yang memprioritaskan kesejahteraan petani melalui intervensi cepat terhadap permasalahan di lapangan.

Identifikasi Masalah: Dari Kekeringan hingga Kendala Irigasi

​Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Sulbar, Titiek Anas, memimpin peninjauan di lahan seluas 2,31 hektar yang mengalami gagal panen. Dalam dialog bersama Ketua Kelompok Tani Sipatuo dan Koordinator BPP Mapilli, Patarru, terungkap sejumlah kendala krusial:

    • Faktor Alam: Kekeringan ekstrem yang menghentikan pertumbuhan padi.
    • Infrastruktur Air: Penutupan pintu air di hulu pasca-penggarapan dan ketiadaan saluran pembuangan alami.
    • Mekanisasi: Keterbatasan traktor yang menghambat percepatan olah lahan.

​“Kami mendengar langsung keluhan petani. Selain masalah air, mereka terpaksa menggunakan pompa saat hujan karena tidak ada drainase. Yang paling mendesak saat ini adalah kebutuhan benih baru agar mereka bisa segera menanam kembali,” ujar Titiek Anas.

Komitmen Bantuan Benih Padi

​Menanggapi kondisi tersebut, Pemprov Sulbar melalui DTPHP memastikan akan menyalurkan bantuan benih padi gratis sesuai dengan luas lahan yang terdampak. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus bagi petani di Desa Buku untuk segera bangkit dan memulihkan produktivitas pertanian mereka.

​“Pemerintah hadir untuk memastikan petani tidak berjuang sendirian. Kami upayakan bantuan benih secepat mungkin agar masa tanam berikutnya tidak tertunda lagi,” tegas Titiek.

Sinergi Lintas Sektor untuk Solusi Jangka Panjang

​Kunjungan ini juga dihadiri perwakilan BRMP, Riki, guna mensinkronkan data pendampingan lapangan. Selain bantuan benih, DTPHP Sulbar akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait pengelolaan sistem irigasi dan distribusi alat mesin pertanian (alsintan) agar kasus gagal panen serupa dapat dimitigasi di masa depan.

​Dengan dukungan ini, petani di Kabupaten Polewali Mandar diharapkan tetap optimis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan daerah meskipun diperhadapkan pada tantangan iklim. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *