Example 300250
DaerahMamuju

Respon Cepat Bencana, BPBD Sulbar Perkuat Komando Pusdalops demi Perlindungan Masyarakat

×

Respon Cepat Bencana, BPBD Sulbar Perkuat Komando Pusdalops demi Perlindungan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), untuk meningkatkan kewaspadaan di awal tahun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar bergerak cepat memperkuat barisan. Melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek), tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) mematangkan strategi respon cepat, Senin (12/01/2026).

​Rapat yang dipimpin oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik, Arnida, bersama Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Swandy, ini menjadi krusial di tengah dinamika cuaca awal tahun yang menuntut kesiapsiagaan penuh.

Pusdalops : Mata dan Telinga Kebencanaan

​Sebagai pusat saraf informasi kebencanaan, Pusdalops Sulbar kini difokuskan pada penguatan fungsi pemantauan real-time dan penyampaian peringatan dini (early warning system) kepada masyarakat.

​Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa akurasi data adalah kunci penyelamatan nyawa. “Pusdalops harus selalu siap siaga, responsif, dan akurat dalam menyajikan data kebencanaan sebagai dasar pengambilan keputusan. Koordinasi antarbidang adalah kunci meminimalkan risiko bagi masyarakat,” ujar Yasir.

Kesiapan Logistik dan Komando Terpadu

​Dalam rapat tersebut, ditekankan beberapa poin utama untuk memperkuat operasional lapangan:

  • Kesiapan Personel: Memastikan tim reaksi cepat selalu dalam posisi standby 24/7.
  • Manajemen Logistik: Pendataan dan penyaluran logistik darurat harus siap digunakan sewaktu-waktu tanpa hambatan prosedur yang rumit.
  • Mekanisme Komando: Memperjelas jalur instruksi agar tidak terjadi tumpang tindih saat penanganan darurat di lapangan.

​Kabid Kedaruratan dan Logistik, Arnida, menekankan pentingnya ketersediaan stok bantuan yang terdata rapi, sementara Kabid Pencegahan, Swandy, menyoroti integrasi upaya pencegahan agar masyarakat lebih tangguh sebelum bencana terjadi.

Modernisasi Sistem Informasi

​BPBD Sulbar juga berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap sarana dan prasarana pendukung. Penguatan sistem informasi digital diharapkan mampu mempercepat aliran informasi dari titik bencana ke pusat komando, sehingga distribusi bantuan dan tim penyelamat dapat dilakukan lebih tepat sasaran. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *