Example 300250
DaerahMamuju

Reses DPD RI di DKPPKB Sulbar : Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa demi Generasi Unggul dan Berkarakter

×

Reses DPD RI di DKPPKB Sulbar : Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa demi Generasi Unggul dan Berkarakter

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan kerja (Reses) Anggota DPD RI Dapil Sulbar, Almalik Pababari, Rabu (4/3/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk membedah tantangan serta memperkuat layanan kesehatan jiwa di Bumi Manakarra.

​Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, bersama Sekretaris DKPPKB dr. Marintani Erna Dochri, serta tim medis spesialis jiwa dan psikolog dari RSUD Provinsi Sulawesi Barat di Aula Ammana Wewang, Mamuju.

Kesehatan Mental: Fondasi Panca Daya ke-3

​Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan jiwa merupakan implementasi nyata dari poin ketiga Panca Daya Gubernur Suhardi Duka (SDK), yaitu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

​“Kesehatan mental adalah fondasi bagi generasi yang produktif dan tangguh. Kami terus berupaya memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas hingga ketersediaan layanan psikiatri di rumah sakit agar skrining dan penanganan gangguan jiwa dapat dilakukan lebih dini dan merata,” jelas dr. Nursyamsi.

Aspirasi untuk Dukungan Regulasi dan Anggaran

​Anggota DPD RI, Almalik Pababari, menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan untuk menyerap aspirasi teknis terkait kendala di lapangan, mulai dari stigma negatif masyarakat terhadap gangguan jiwa hingga keterbatasan tenaga profesional di wilayah terpencil.

​“Penting bagi kami di pusat untuk memahami tantangan akses layanan kesehatan jiwa di Sulbar. Hal ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong dukungan regulasi, penguatan anggaran, serta kolaborasi lintas sektor agar layanan kesehatan mental yang bermutu dapat dinikmati secara berkeadilan,” ujar Almalik.

Menghapus Stigma dan Memperkuat TPKJM

​Diskusi interaktif tersebut juga menyoroti urgensi pembentukan Tim Penggerak Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di seluruh kabupaten di Sulawesi Barat. Langkah ini dianggap efektif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat guna menghapus stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan mempercepat respon penanganan di tingkat tapak. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *