Example 300250
DaerahMamuju

Perkuat Sistem Manajerial, Bidang Perencanaan RSUD Sulbar Pertajam IKU dan Analisis Kebutuhan Tenaga

×

Perkuat Sistem Manajerial, Bidang Perencanaan RSUD Sulbar Pertajam IKU dan Analisis Kebutuhan Tenaga

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Bidang Perencanaan dan Pengembangan RSUD Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat melakukan konsolidasi internal guna memastikan target kinerja tahun 2026 tercapai secara optimal. Melalui rapat internal yang digelar Rabu (07/01/2026), jajaran manajemen rumah sakit melakukan pemetaan ulang terhadap tugas pokok, Indikator Kinerja Utama (IKU), hingga kebutuhan personil.

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan, Firman Ghazali, ini menjadi bagian dari strategi besar rumah sakit dalam mendukung visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), khususnya dalam membangun SDM unggul dan penguatan tata kelola pelayanan publik.

Penajaman IKU : Dari Akurasi Data hingga Keamanan Informasi

Dalam pertemuan tersebut, Firman Ghazali menekankan bahwa setiap subbidang harus memiliki indikator yang terukur. IKU RSUD kini dijabarkan lebih spesifik ke dalam level operasional dan proses internal.

Fokus utama penilaian kinerja kedepan akan mencakup:

Ketepatan waktu penyusunan dokumen perencanaan dan pelaporan.
Akurasi data kesehatan yang disajikan kepada pimpinan.
Efektivitas sistem informasi rumah sakit serta jaminan keamanan data pasien.
Kualitas telaah staf sebagai dasar pengambilan kebijakan Direksi.

Analisis Kebutuhan Tenaga dan Kompetensi

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penguatan SDM di Subbidang Program dan Pelaporan serta Subbidang Pengembangan, Data dan Informasi. Mengingat beban kerja digitalisasi rumah sakit yang semakin tinggi, Firman menginstruksikan para Kepala Subbidang untuk menghitung kembali kebutuhan tenaga teknis yang kompeten.

“Kita perlu penguatan, baik dari segi jumlah maupun kompetensi. Saya meminta setiap Kasubbid segera menyusun telaah staf mengenai kebutuhan tenaga ini agar kita bisa bekerja lebih cepat dan presisi,” tegas Firman.

Rencana Tindak Lanjut dan Dashboard Kinerja

Sebagai langkah konkret, rapat menyepakati beberapa poin tindak lanjut (RTL), di antaranya kewajiban setiap subbidang untuk menyusun rencana kerja tahunan yang sinkron. Selain itu, RSUD Sulbar akan mulai mengoptimalkan dashboard kinerja untuk memantau laporan rutin secara berkala (bulanan hingga tahunan).

Sebagai penutup, Firman Ghazali menjadwalkan rapat khusus dengan Tim Instalasi Teknologi Informasi Rumah Sakit (ITRS) dalam waktu dekat. Sinergi antara perencana dan tim IT dianggap vital untuk mewujudkan RSUD Sulbar sebagai institusi kesehatan yang modern, transparan, dan berorientasi pada data. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *