Mamuju, 8enam.com.-Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KominfoSP) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat melakukan konsolidasi internal guna memperkuat strategi komunikasi publik. Langkah ini diambil untuk memastikan program unggulan Panca Daya milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tersampaikan secara masif, transparan, dan edukatif kepada masyarakat.
Rapat koordinasi strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas KominfoSP Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, dan dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang di Kantor KominfoSP Sulbar, Senin (9/3/2026).
Sinkronisasi Peran dan Inovasi Komunikasi
Pertemuan tersebut menjadi ajang pemetaan peran setiap bidang agar memiliki kontribusi nyata dalam memperkuat program kerja dinas. Ridwan Djafar menekankan bahwa penyebaran informasi pemerintah di era digital tidak boleh lagi sekadar bersifat administratif, tetapi harus mampu membangun partisipasi aktif publik.
”Setiap bidang perlu memperkuat koordinasi dan inovasi. Dengan pemetaan program yang tajam, kita ingin setiap informasi pembangunan yang keluar dari KominfoSP mampu menyentuh kebutuhan masyarakat dan membangun kepercayaan publik terhadap agenda Panca Daya,” ungkap Ridwan Djafar.
Dorong Layanan Berbasis Digital
Selain evaluasi capaian, rapat ini menitikberatkan pada akselerasi pelayanan berbasis digital di seluruh lini. Setiap bidang diminta merancang strategi komunikasi yang adaptif dengan tren media saat ini, sehingga berbagai kebijakan strategis Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dapat dipahami secara luas hingga ke pelosok Sulawesi Barat.
Optimalisasi Arus Informasi Publik
Ridwan mengharapkan setiap jajaran bekerja secara terstruktur dalam mengelola data statistik, pengamanan informasi persandian, hingga manajemen konten media sosial. Sinergi lintas bidang ini dipandang sebagai kunci suksesnya transformasi digital di Sulawesi Barat.
”Kita dituntut bekerja lebih efektif. Transformasi digital bukan hanya soal sistem, tapi soal bagaimana kita memberikan layanan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Rls)







