Example 300250
DaerahMamuju

Perkuat Manajemen Internal, Biro Organisasi Sulbar Sinkronkan Tugas Pokok Tim Kerja 2026

×

Perkuat Manajemen Internal, Biro Organisasi Sulbar Sinkronkan Tugas Pokok Tim Kerja 2026

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Menandai dimulainya pelaksanaan program tahun anggaran baru, Sub Bagian Tata Usaha (Subag TU) Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kerja 2026, Kamis (15/01/2026). Rapat ini menjadi langkah awal untuk memperkuat pondasi perencanaan dan koordinasi internal instansi.

​Upaya penguatan kinerja ini merupakan bagian dari komitmen mendukung visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta pelayanan dasar yang berkualitas.

Satukan Persepsi Tugas Pokok dan Fungsi

​Rapat yang dipimpin oleh Kasubag TU, Simon Sinai, mewakili Kepala Biro Organisasi Nur Rahmah Parampasi, berfokus pada penyatuan persepsi seluruh pejabat fungsional dan staf pelaksana mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tusi) masing-masing tim kerja.

​“Agenda utama kami hari ini adalah menyatukan pemahaman terkait Tusi. Kinerja yang bersinergi akan menghasilkan output berkualitas, sehingga peran Biro Organisasi dalam postur birokrasi Sulbar dapat meningkat signifikan,” jelas Simon.

Fokus pada Tertib Administrasi dan Humas

​Dalam arahannya, Simon menekankan bahwa manajemen internal yang kuat adalah cermin dari profesionalisme birokrasi. Beberapa aspek yang menjadi perhatian khusus untuk tahun 2026 meliputi:

  • Tata Persuratan Dinas: Memastikan alur administrasi berjalan rapi dan sesuai standar.
  • Kehumasan: Memperkuat penyebaran informasi program kerja kepada publik.
  • Perencanaan & Keuangan: Penyerapan anggaran yang tepat sasaran dan akuntabel.
  • Kepegawaian: Peningkatan kedisiplinan dan pengembangan kompetensi staf.

Acuan Monitoring dan Evaluasi

​Simon menambahkan bahwa hasil dari rakor ini tidak hanya berhenti pada kesepakatan lisan, namun akan didokumentasikan sebagai laporan resmi. Laporan tersebut nantinya akan menjadi instrumen utama dalam melakukan monitoring dan evaluasi (monev) program secara berkala di sepanjang tahun 2026.

​”Kami ingin seluruh tim kerja memulai tahun ini dengan kesepahaman yang sama. Sinergi ini penting agar setiap pelayanan administrasi dan koordinasi yang kita lakukan benar-benar mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional,” pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *