Example 300250
DaerahNasional

Perkuat Fungsi Legislasi, Pimpinan DPRD Sulbar “Gali Ilmu” di DPRD Jawa Barat

×

Perkuat Fungsi Legislasi, Pimpinan DPRD Sulbar “Gali Ilmu” di DPRD Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

Bandung, 8enam.com.-Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja strategis ke DPRD Provinsi Jawa Barat guna memperdalam referensi tata kelola legislatif. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulbar, Dr. Amalia Aras, dan Wakil Ketua DPRD Sulbar, Halim, ini diterima di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Kamis (5/2/2026).

​Rombongan disambut hangat oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Dr. Buky Wibawa Karya Guna, yang juga merupakan Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), didampingi Sekretaris DPRD Jabar, Dr. H. Dodi Sukmayana.

Optimalisasi Tiga Fungsi Utama DPRD

​Kunjungan kerja ini difokuskan pada pertukaran pengalaman terkait optimalisasi tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan. Pimpinan DPRD Sulbar menilai Jawa Barat sebagai salah satu referensi terbaik dalam mengelola dinamika pemerintahan daerah yang kompleks namun tetap akuntabel.

​“Kami hadir untuk memperkuat sinergi antarlembaga legislatif. Hasil dari diskusi ini akan menjadi referensi penting bagi kami di Sulawesi Barat dalam meningkatkan kualitas kinerja, terutama dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada percepatan pembangunan daerah,” ujar Dr. Amalia Aras.

Diskusi Strategis Tata Kelola Pemerintahan

​Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari mekanisme pengawasan anggaran yang efektif hingga penguatan kelembagaan DPRD dalam mendukung program strategis nasional di daerah.

​Ketua DPRD Jawa Barat, Dr. Buky Wibawa, menekankan bahwa komunikasi antardaerah adalah kunci kemajuan bersama. Menurutnya, pengalaman Jabar dalam mengelola populasi dan anggaran besar bisa menjadi bahan komparasi yang konstruktif bagi Sulawesi Barat yang tengah memacu pembangunan infrastruktur dan layanan dasar.

Membangun Hubungan Kelembagaan yang Solid

​Pertemuan diakhiri dengan diskusi interaktif dan pertukaran cendera mata sebagai simbol eratnya hubungan kerja sama antara kedua provinsi. Langkah ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kunjungan formal, namun berlanjut pada komunikasi teknis antar-sekretariat dewan.

​Melalui best practice yang didapatkan dari Jawa Barat, DPRD Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menjalankan peran pengawasan, sehingga setiap program pemerintah provinsi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Bumi Manakarra. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *